Pertandingan Udinese vs Venezia pada babak 32 besar Coppa Italia 2026/27 berlangsung sengit di Bluenergy Stadium. Udinese sempat tertinggal lebih dulu, tetapi berhasil membalikkan keadaan melalui dua gol Vakoun Bayo dan mengamankan kemenangan 2-1.
Laga ini menarik karena kedua tim datang dengan kebutuhan berbeda. Udinese ingin menjaga momentum setelah meraih hasil positif di Serie A, sedangkan Venezia menjadikan Coppa Italia sebagai kesempatan untuk mendapatkan pengalaman dan membangun kepercayaan diri setelah awal musim yang kurang ideal.
Kemenangan tersebut membuat Udinese melaju ke babak 16 besar Coppa Italia. Mereka selanjutnya dijadwalkan menghadapi Atalanta pada Desember 2026.
Latar Belakang Pertandingan Udinese vs Venezia

Udinese dan Venezia kembali bertemu dalam kompetisi resmi setelah sebelumnya berhadapan di Serie A. Pertemuan kali ini memiliki karakter berbeda karena pertandingan berlangsung dalam format gugur Coppa Italia.
Bagi Udinese, laga kandang memberikan keuntungan tersendiri. Tim asuhan Kosta Runjaic memasuki pertandingan setelah menang 3-2 atas Monza pada 29 Agustus 2026, sehingga kepercayaan diri mereka cukup tinggi.
Venezia justru menghadapi situasi yang lebih menantang. Setelah menang atas Modena pada putaran sebelumnya, mereka mengalami dua kekalahan beruntun di Serie A, masing-masing dari Lecce dan Milan.
Meski begitu, performa Venezia pada babak pertama menunjukkan bahwa mereka tidak datang hanya untuk bertahan. Tim Giovanni Stroppa mampu menciptakan tekanan dan bahkan membuka keunggulan ketika pertandingan baru berjalan sembilan menit.
Gol tersebut dicetak Richie Sagrado setelah bola hasil peluang Lion Lauberbach ditepis kiper Udinese. Sagrado kemudian menyambar bola pantul untuk membawa Venezia unggul 1-0.
Udinese tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk merespons. Pada menit ke-34, Mergim Vojvoda mengirimkan umpan dari situasi bola mati yang diselesaikan Vakoun Bayo melalui sundulan.
Skor 1-1 bertahan sampai turun minum. Setelah jeda, Udinese tampil lebih efektif dan kembali mencetak gol melalui Bayo pada menit ke-53. Perubahan momentum tersebut menjadi pembeda utama. Venezia masih memiliki beberapa peluang, tetapi Udinese mampu mempertahankan keunggulan sampai peluit panjang berbunyi.
Jadwal Udinese vs Venezia: Tanggal, Waktu, dan Stadion
Pertandingan Udinese vs Venezia digelar pada Rabu, 2 September 2026 dalam babak 32 besar atau sedicesimi Coppa Italia 2026/27.
| Detail | Informasi |
|---|---|
| Pertandingan | Udinese vs Venezia |
| Kompetisi | Coppa Italia 2026/27 |
| Babak | 32 besar |
| Tanggal | Rabu, 2 September 2026 |
| Waktu | 18.00 waktu Italia |
| Waktu Indonesia | 23.00 WIB |
| Stadion | Bluenergy Stadium |
| Kota | Udine, Italia |
| Wasit | Matteo Marchetti |
| Hasil | Udinese 2-1 Venezia |
Catatan waktu penting: sejumlah sumber mencantumkan pukul 18.00 sebagai waktu setempat di Italia. Untuk pembaca Indonesia, pertandingan tersebut berlangsung pada pukul 23.00 WIB.
Bluenergy Stadium menjadi tempat Udinese mendapatkan keuntungan sebagai tuan rumah. Stadion yang sebelumnya dikenal sebagai Dacia Arena tersebut menjadi lokasi penting dalam perjalanan Udinese di Coppa Italia musim ini.
Sebelum menghadapi Venezia, Udinese sudah mengalahkan Padova 1-0 pada 15 Agustus. Dengan kemenangan 2-1 atas Venezia, mereka memastikan tiket ke babak 16 besar.
Menariknya, agenda Udinese berikutnya juga cukup padat. Setelah pertandingan Coppa Italia tersebut, mereka dijadwalkan menghadapi Lazio pada 7 September menurut kalender klub.
Prediksi Susunan Pemain Udinese dan Venezia Terbaru
Karena pertandingan sudah berlangsung, prediksi susunan pemain dapat dibandingkan langsung dengan sebelas pemain yang akhirnya diturunkan oleh kedua pelatih.
Udinese menggunakan formasi 3-4-2-1 dengan Bartlomiej Mrozek sebagai penjaga gawang. Tiga pemain di lini belakang diisi Nicolò Bertola, Christian Kabasele, dan Oumar Solet.
Sektor tengah ditempati Mërgim Vojvoda, Jesper Karlström, Lennon Miller, serta J. Arizala. Unai Gómez dan Vakoun Bayo bermain di belakang Keinan Davis.
Susunan Udinese:
- Kiper: Bartlomiej Mrozek
- Bek: Nicolò Bertola, Christian Kabasele, Oumar Solet
- Gelandang: Mërgim Vojvoda, Jesper Karlström, Lennon Miller, J. Arizala
- Gelandang serang: Unai Gómez, Vakoun Bayo
- Penyerang: Keinan Davis
Di kubu Venezia, Giovanni Stroppa menggunakan formasi 3-5-2. Lorenzo Montipò menjalani debutnya bersama klub dan menjadi pilihan di bawah mistar.
Tiga bek Venezia terdiri dari Alejandro Gomes Furtado, Armel Bella-Kotchap, dan Redouane Halhal. Sementara itu, lini tengah diisi Thierry Rendall Correia, Thorir Helgason, Matteo Dagasso, Simon Sohm, dan Richie Sagrado.
Susunan Venezia:
- Kiper: Lorenzo Montipò
- Bek: Alejandro Gomes Furtado, Armel Bella-Kotchap, Redouane Halhal
- Gelandang: Thierry Rendall Correia, Thorir Helgason, Matteo Dagasso, Simon Sohm, Richie Sagrado
- Penyerang: Albion Rrahmani, Lion Lauberbach
Pilihan tersebut menunjukkan pendekatan yang cukup berani dari Venezia. Lima pemain di tengah memungkinkan mereka menutup ruang, sekaligus memberikan opsi serangan dari sisi lapangan.
Namun, Udinese memiliki keunggulan dalam efektivitas setelah turun minum. Bayo menjadi pemain paling menentukan karena mampu mencetak dua gol sekaligus mengubah arah pertandingan.
Kondisi Skuad dan Pemain yang Absen
Sebelum pertandingan, Udinese tercatat memiliki beberapa pemain yang berstatus tidak tersedia. Daftar yang dilaporkan mencakup Palma, Zanoli, Chakvetadze, dan Zaniolo. Tidak ada pemain Udinese yang berstatus terkena skorsing untuk pertandingan ini.
Situasi tersebut membuat Runjaic perlu melakukan penyesuaian terhadap komposisi tim. Namun, kedalaman skuad Udinese tetap terlihat dari sejumlah pemain yang dapat masuk pada babak kedua.
Abankwah menggantikan Bertola sejak awal babak kedua. Zarraga kemudian masuk menggantikan Unai Gómez, sedangkan Kamara dan Ebosse juga mendapat kesempatan bermain.
Venezia datang dengan daftar pemain yang lebih panjang untuk pertandingan tersebut. Klub mengumumkan 24 pemain yang masuk daftar panggilan, termasuk Montipò, Bella-Kotchap, Haps, Correia, Sagrado, Helgason, Sohm, Rrahmani, Lauberbach, dan Adams.
Untuk pemain yang absen, laporan pra-pertandingan mencatat Adorante, Moreno, dan Sverko sebagai pemain Venezia yang tidak tersedia. Tidak ada pemain yang berstatus skorsing.
Namun, penting membedakan antara pemain absen dan pemain yang tidak dimainkan. Beberapa pemain yang berada di bangku cadangan memang tidak masuk lapangan, tetapi status tersebut tidak otomatis berarti mereka cedera atau tidak tersedia.
Dalam pertandingan, Venezia melakukan beberapa pergantian untuk menjaga energi tim. Haps, Fanne, Panada, Adams, dan Lisman mendapat kesempatan tampil dari bangku cadangan.
Dampak Kondisi Skuad
Kondisi fisik menjadi faktor yang cukup berpengaruh. Stroppa sendiri menyebut banyak pemain baru tampil dan timnya mengalami penurunan fisik pada babak kedua.
Hal tersebut sejalan dengan jalannya pertandingan. Venezia tampil sangat kompetitif pada babak pertama, tetapi Udinese kemudian mengambil kendali setelah turun minum dan mencetak gol kedua pada menit ke-53.
Rekor Pertemuan (Head to Head) Udinese vs Venezia
Udinese memiliki catatan pertemuan yang cukup positif ketika menghadapi Venezia, khususnya dalam beberapa pertemuan terakhir di Serie A.
Menurut data FBref, dari rangkaian pertandingan yang tercatat, Udinese memiliki lima kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan melawan Venezia, dengan 19 gol berbanding 13 gol milik Venezia. Empat pertemuan Serie A terbaru sebelum laga Coppa Italia menghasilkan pertandingan yang relatif terbuka:
| Tanggal | Pertandingan | Hasil |
| 1 Februari 2025 | Udinese vs Venezia | 3-2 |
| 30 Oktober 2024 | Venezia vs Udinese | 3-2 |
| 10 April 2022 | Venezia vs Udinese | 1-2 |
| 27 Agustus 2021 | Udinese vs Venezia | 3-0 |
Data tersebut memperlihatkan satu pola menarik. Empat pertemuan Serie A terakhir menghasilkan total 16 gol, sehingga duel kedua klub cenderung menghadirkan pertandingan dengan peluang mencetak gol.
Pertemuan pada Februari 2025 menjadi salah satu contoh paling jelas. Udinese menang 3-2 di kandang setelah pertandingan berlangsung ketat hingga akhir.
Sebaliknya, Venezia berhasil menang 3-2 ketika menjadi tuan rumah pada Oktober 2024. Artinya, faktor kandang memang memberikan pengaruh, tetapi tidak menjamin hasil pertandingan. Kemenangan 2-1 pada September 2026 kemudian menambah catatan positif Udinese dalam duel terbaru kedua klub.
Analisis Kekuatan Udinese dan Venezia
Pertandingan ini memperlihatkan perbedaan utama antara Udinese dan Venezia dalam mengelola momentum. Udinese mempunyai keunggulan pada kemampuan merespons ketika tertinggal. Setelah kebobolan pada menit ke-9, mereka tidak kehilangan struktur permainan dan berhasil menyamakan kedudukan sebelum turun minum.
Gol Bayo juga memperlihatkan pentingnya bola mati bagi Udinese. Umpan Vojvoda dari sepak pojok berhasil dimanfaatkan melalui duel udara, sehingga skor berubah menjadi 1-1.
Setelah itu, Udinese lebih berbahaya dalam transisi. Gol kedua pada menit ke-53 menjadi contoh terbaik. Keinan Davis melakukan pergerakan dan memberikan umpan yang diselesaikan Bayo dengan tembakan dari area penalti. Serangan tersebut menunjukkan bahwa Udinese mampu mengubah situasi transisi menjadi peluang konkret.
Keunggulan Udinese
Ada tiga aspek yang paling menonjol dari permainan Udinese. Pertama, mereka memiliki kemampuan melakukan comeback. Kedua, variasi serangan tidak hanya bergantung pada satu pola karena gol pertama berasal dari bola mati dan gol kedua lahir dari situasi permainan terbuka.
Ketiga, kedalaman pemain memungkinkan Runjaic mengubah tenaga di lapangan melalui pergantian pemain. Abankwah, Gueye, Zarraga, Kamara, dan Ebosse mendapat kesempatan untuk membantu mempertahankan hasil.
Bayo tentu menjadi sorotan terbesar. Dua gol tersebut merupakan gol resmi pertamanya bersama Udinese dan langsung menentukan kelolosan klub ke babak berikutnya.
Tantangan Venezia
Venezia sebenarnya menunjukkan potensi besar pada babak pertama. Stroppa bahkan menilai timnya tampil sangat baik sebelum mengalami penurunan kondisi fisik setelah jeda.
Masalah utama bukan sekadar menciptakan peluang, melainkan bagaimana mengubah dominasi menjadi keunggulan yang lebih aman. Venezia hanya mampu memimpin 1-0 meski mendapatkan sejumlah kesempatan untuk menambah gol.
Setelah Udinese menyamakan kedudukan, ruang kesalahan Venezia menjadi lebih kecil. Gol kedua pada awal babak kedua membuat mereka harus mengejar keadaan.
Simon Sohm sempat memiliki peluang melalui sundulan pada menit ke-79, tetapi Mrozek mampu melakukan penyelamatan. Venezia juga masih mengancam melalui beberapa serangan pada menit-menit akhir.
Bayo Menjadi Pembeda
Jika harus memilih satu pemain yang paling menentukan hasil pertandingan, Vakoun Bayo berada di posisi teratas. Penyerang Udinese tersebut mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-34. Tidak berhenti di sana, ia kembali mencetak gol pada menit ke-53 untuk membawa timnya unggul.
Performa tersebut juga memiliki nilai psikologis bagi Bayo. Setelah mendapatkan kritik atas peluang yang gagal dimanfaatkan dalam pertandingan sebelumnya melawan Como, ia mampu merespons dengan dua gol di Coppa Italia.
Dari sudut pandang taktik, keberhasilan Bayo menunjukkan bahwa Udinese mampu memaksimalkan pemain depan ketika suplai bola ke area berbahaya berjalan baik.
Hasil Pertandingan Udinese vs Venezia
Udinese menang 2-1 atas Venezia dalam pertandingan babak 32 besar Coppa Italia 2026/27 pada 2 September 2026. Venezia membuka skor pada menit ke-9 melalui Richie Sagrado. Gol tersebut tercipta setelah Mrozek melakukan penyelamatan terhadap peluang Lauberbach, tetapi bola pantul berhasil disambar Sagrado.
Udinese kemudian menyamakan skor pada menit ke-34. Vojvoda mengirimkan bola dari sepak pojok dan Bayo memenangkan duel udara untuk mencetak gol.
Skor 1-1 bertahan sampai turun minum. Memasuki babak kedua, Udinese meningkatkan tekanan dan mendapatkan hasil pada menit ke-53. Davis memberikan assist kepada Bayo yang menyelesaikan peluang dari dalam kotak penalti. Gol kedua tersebut mengubah skor menjadi 2-1 untuk Udinese.
Venezia berusaha mencari gol penyama kedudukan. Sohm mendapatkan peluang melalui sundulan, sementara beberapa serangan lainnya juga membuat lini belakang Udinese harus bekerja keras. Namun, sampai tambahan waktu berakhir, tidak ada gol tambahan. Udinese mempertahankan skor 2-1 dan berhak melaju ke babak 16 besar.
Ringkasan Gol
| Menit | Pemain | Tim | Skor |
| 9' | Richie Sagrado | Venezia | 0-1 |
| 34' | Vakoun Bayo | Udinese | 1-1 |
| 53' | Vakoun Bayo | Udinese | 2-1 |
Hasil ini juga memastikan Udinese bertemu Atalanta pada babak 16 besar Coppa Italia yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026.
FAQ Seputar Udinese vs Venezia
Kapan pertandingan Udinese vs Venezia berlangsung?
Udinese vs Venezia berlangsung pada Rabu, 2 September 2026 dalam babak 32 besar Coppa Italia 2026/27.
Di stadion mana Udinese vs Venezia dimainkan?
Pertandingan digelar di Bluenergy Stadium, kandang Udinese di kota Udine, Italia.
Berapa hasil Udinese vs Venezia?
Udinese menang 2-1 atas Venezia. Venezia sempat unggul melalui Richie Sagrado sebelum Vakoun Bayo mencetak dua gol untuk membalikkan keadaan.
Siapa pencetak gol Udinese?
Vakoun Bayo mencetak dua gol Udinese. Gol pertama terjadi pada menit ke-34, sedangkan gol keduanya tercipta pada menit ke-53.
Siapa pencetak gol Venezia?
Richie Sagrado menjadi pencetak gol Venezia pada menit ke-9. Ia memanfaatkan bola rebound setelah peluang Lion Lauberbach ditepis kiper Udinese.
Formasi apa yang digunakan Udinese?
Udinese menggunakan formasi 3-4-2-1 dengan Mrozek sebagai kiper, tiga bek di belakang, empat pemain tengah, dua gelandang serang, dan satu penyerang.
Formasi apa yang digunakan Venezia?
Venezia menggunakan formasi 3-5-2. Formasi tersebut mengandalkan kepadatan lini tengah dengan dua pemain di lini depan.
Siapa pemain terbaik dalam pertandingan?
Vakoun Bayo menjadi pemain paling menentukan setelah mencetak dua gol. Ia juga mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik pertandingan dari Udinese.
Apakah Udinese lolos ke babak berikutnya?
Ya. Kemenangan 2-1 membuat Udinese lolos ke babak 16 besar Coppa Italia dan akan menghadapi Atalanta pada Desember 2026.
Kesimpulan
Udinese berhasil mengatasi Venezia dengan skor 2-1 setelah tertinggal lebih dahulu. Pertandingan menunjukkan kemampuan Udinese dalam menjaga ketenangan, mengubah momentum, dan memanfaatkan peluang pada fase penting.
Vakoun Bayo menjadi tokoh utama kemenangan berkat dua golnya. Sementara itu, Venezia sebenarnya memberikan perlawanan kuat, terutama pada babak pertama, tetapi kesulitan mempertahankan intensitas setelah jeda.
Dari sisi perjalanan Coppa Italia, hasil ini sangat penting bagi Udinese karena mereka melanjutkan langkah ke babak 16 besar. Fokus berikutnya beralih ke pertandingan melawan Atalanta, sementara Venezia harus membawa sisi positif dari performa mereka untuk menghadapi agenda Serie A berikutnya.