Membuka deposito tidak selalu harus datang ke kantor cabang, karena Syarat dan Cara Membuka Deposito BCA Online melalui Aplikasi myBCA dapat dilakukan secara digital selama rekening dan layanan nasabah memenuhi ketentuan BCA. Melalui e-Deposito, nasabah dapat menentukan nominal penempatan, tenor, serta pilihan perpanjangan langsung dari aplikasi tanpa menggunakan bilyet fisik.
Sebelum menekan tombol konfirmasi, ada beberapa hal yang perlu diperiksa terlebih dahulu, terutama jenis rekening yang digunakan sebagai sumber dana dan pilihan perpanjangan deposito. Kesalahan memilih tenor atau ARO juga dapat membuat dana otomatis tetap tersimpan ketika sebenarnya dana tersebut sudah ingin digunakan.
Apa Itu e-Deposito BCA dan Apa Keuntungannya Dibuka melalui myBCA?

e-Deposito BCA merupakan produk Deposito Berjangka yang pembukaan dan transaksinya dilakukan melalui channel perbankan BCA. Untuk nasabah individu, e-Deposito dapat digunakan dalam mata uang Rupiah, sedangkan produk e-Deposito Valas tersedia dalam USD dan SGD melalui myBCA.
Berbeda dengan deposito yang menggunakan dokumen fisik, e-Deposito bersifat tanpa bilyet. Informasi transaksi juga dapat dipantau melalui channel digital dan BCA mengirimkan notifikasi email ketika terjadi transaksi tertentu pada e-Deposito.
Keuntungan lainnya adalah proses pembukaan dapat dilakukan tanpa harus mengunjungi kantor cabang. Selama rekening sumber dana memenuhi persyaratan dan myBCA dapat digunakan untuk transaksi finansial, penempatan deposito bisa dilakukan langsung dari aplikasi.
Pilihan tenornya juga cukup sederhana, yaitu 1, 3, 6, atau 12 bulan. Nasabah kemudian dapat menentukan apakah pokok deposito akan diperpanjang otomatis dengan bunga masuk ke rekening sumber dana atau bunga ikut ditambahkan ke pokok deposito.
Ringkasan manfaat e-Deposito melalui myBCA:
| Fitur | Keterangan |
|---|---|
| Pembukaan | Dilakukan secara digital melalui myBCA |
| Bilyet | Tidak menggunakan bilyet fisik |
| Minimum penempatan | Rp1.000.000 |
| Tenor | 1, 3, 6, atau 12 bulan |
| Perpanjangan | ARO dan ARO Plus |
| Notifikasi | Email terdaftar |
| Pencairan | Saat jatuh tempo atau pencairan segera |
| Bunga | Mengikuti ketentuan suku bunga BCA yang berlaku |
Ketentuan produk dapat berubah, sehingga angka bunga dan detail layanan sebaiknya diperiksa kembali pada aplikasi sebelum transaksi dilakukan. BCA mencantumkan bahwa suku bunga dapat berubah mengikuti kondisi pasar dan ketentuan yang berlaku.
Syarat Membuka Deposito BCA Online melalui Aplikasi myBCA
Syarat pertama adalah memiliki rekening BCA yang dapat digunakan sebagai rekening sumber dana. Untuk e-Deposito Rupiah, BCA mencantumkan Tahapan, Tahapan Gold, Tapres, Tahapan Xpresi, dan Giro Rupiah sebagai jenis rekening yang dapat digunakan.
Rekening sumber dana tersebut tidak boleh berupa rekening gabungan atau joint account. Selain itu, BCA juga menetapkan ketentuan lain terkait status rekening dan fasilitas tertentu, sehingga rekening yang terlihat aktif belum tentu otomatis dapat digunakan untuk penempatan e-Deposito.
Untuk transaksi melalui myBCA, nasabah juga perlu memiliki akses myBCA yang dapat digunakan untuk transaksi finansial. BCA ID harus terhubung dengan rekening dan fasilitas perbankan yang sesuai agar transaksi finansial dapat dilakukan melalui myBCA.
Dari sisi nominal, penempatan e-Deposito BCA dimulai dari Rp1.000.000. Nominal tersebut harus tersedia pada rekening sumber dana karena dana akan digunakan untuk penempatan deposito setelah transaksi dikonfirmasi.
Checklist sebelum membuka e-Deposito
Sebelum memulai, pastikan beberapa hal berikut sudah tersedia:
- Rekening BCA yang memenuhi kriteria sumber dana.
- Akses myBCA dan BCA ID yang aktif.
- Saldo yang cukup untuk nominal penempatan.
- Nomor HP dan email yang masih aktif.
- PIN transaksi myBCA.
- Data nasabah yang masih sesuai dengan catatan BCA.
Jika terdapat masalah pada data, akses transaksi, atau verifikasi, sebaiknya selesaikan kendala tersebut melalui kanal resmi BCA terlebih dahulu. Jangan memberikan PIN, password, kode OTP, atau data perbankan kepada pihak lain yang mengaku dapat membantu pembukaan deposito.
Jenis Rekening BCA yang Bisa Digunakan sebagai Sumber Dana e-Deposito
Pemilihan rekening sumber dana merupakan bagian penting karena tidak semua rekening BCA dapat digunakan untuk membuka e-Deposito. Untuk e-Deposito Rupiah, BCA mencantumkan Tahapan, Tahapan Gold, Tapres, Tahapan Xpresi, dan Giro Rupiah sebagai rekening yang dapat digunakan.
Sementara itu, untuk e-Deposito Valas, rekening sumber dana yang digunakan adalah BCA Dollar. Penempatan dan pencairan e-Deposito juga harus menggunakan sumber dana dan tujuan pencairan dengan mata uang yang sama.
| Rekening BCA | e-Deposito Rupiah | e-Deposito Valas |
| Tahapan | Bisa | Tidak |
| Tahapan Gold | Bisa | Tidak |
| Tapres | Bisa | Tidak |
| Tahapan Xpresi | Bisa | Tidak |
| Giro Rupiah | Bisa | Tidak |
| BCA Dollar | Tidak | Bisa |
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah status kepemilikan rekening. BCA menyatakan e-Deposito tidak dapat dibuka menggunakan rekening dengan status joint account Dan maupun Atau.
Apabila rekening yang seharusnya tersedia tidak muncul ketika melakukan pembukaan, jangan langsung menganggap aplikasi mengalami error. Periksa terlebih dahulu apakah rekening tersebut memang memenuhi kriteria sumber dana dan sudah terhubung dengan BCA ID yang digunakan.
Cara Membuka Deposito BCA Online melalui Aplikasi myBCA
Setelah rekening dan saldo siap, proses pembukaan e-Deposito dapat dilakukan dari menu Deposito pada myBCA. Alur yang dipublikasikan BCA mencakup pemilihan pembukaan rekening, sumber dana, nominal, tenor, jenis deposito, konfirmasi, lalu verifikasi menggunakan PIN.
1. Login ke aplikasi myBCA
Buka aplikasi myBCA kemudian masuk menggunakan BCA ID. Pastikan koneksi internet stabil agar proses transaksi tidak terputus ketika masuk ke tahap konfirmasi.
Jika Anda baru pertama kali menggunakan myBCA atau berganti perangkat, BCA dapat meminta proses verifikasi tambahan. Verifikasi tersebut merupakan bagian dari keamanan akses layanan digital.
2. Pilih menu Deposito
Setelah berhasil masuk, cari dan pilih menu Deposito pada halaman utama myBCA. Menu ini digunakan untuk mengakses informasi sekaligus melakukan pembukaan e-Deposito.
Apabila menu atau susunan tampilan berbeda, ikuti nama menu yang tersedia pada versi aplikasi terbaru. Antarmuka dapat berubah mengikuti pembaruan aplikasi tanpa mengubah fungsi utama layanan.
3. Pilih Pembukaan Rekening
Pada halaman Deposito, pilih Pembukaan Rekening. Selanjutnya aplikasi akan menampilkan informasi produk dan ketentuan yang perlu dibaca sebelum transaksi diteruskan.
Baca informasi tersebut dengan teliti karena bagian ini menjelaskan karakteristik produk, biaya, risiko, serta ketentuan pencairan. Setelah memahami informasinya, centang persetujuan kemudian lanjutkan proses.
4. Tentukan rekening sumber dana
Pilih rekening BCA yang akan digunakan untuk mengambil dana penempatan. Pastikan saldo rekening mencukupi dan rekening tersebut memang termasuk jenis rekening yang diperbolehkan.
Tahap ini penting karena dana e-Deposito berasal dari rekening tersebut. Untuk Rupiah, BCA mencantumkan beberapa rekening sumber dana seperti Tahapan, Tahapan Gold, Tapres, Tahapan Xpresi, dan Giro Rupiah.
5. Masukkan nominal penempatan
Masukkan jumlah dana yang ingin ditempatkan pada e-Deposito. Minimum penempatan yang tercantum dalam informasi produk BCA adalah Rp1.000.000.
Sebaiknya jangan menempatkan seluruh saldo yang masih dibutuhkan untuk transaksi harian. Deposito mempunyai tenor tertentu sehingga dana tidak sefleksibel saldo tabungan biasa.
6. Pilih tenor dan jenis deposito
Tentukan jangka waktu sesuai kebutuhan, yaitu 1, 3, 6, atau 12 bulan. Setelah itu pilih jenis perpanjangan, misalnya ARO atau ARO Plus, pilihan ini perlu diperhatikan karena berhubungan langsung dengan apa yang terjadi ketika deposito jatuh tempo. Jika dana kemungkinan akan digunakan dalam waktu dekat, jangan memilih perpanjangan otomatis tanpa memahami konsekuensinya.
7. Periksa kembali detail transaksi
Sebelum melakukan persetujuan, periksa nominal, rekening sumber dana, tenor, jenis deposito, serta informasi bunga yang ditampilkan aplikasi. Jangan melanjutkan jika terdapat data yang tidak sesuai.
Tahap pemeriksaan ini menjadi kesempatan terakhir untuk memastikan penempatan dilakukan sesuai rencana. Setelah data benar, lanjutkan proses konfirmasi.
8. Masukkan PIN transaksi
Masukkan PIN sesuai instruksi pada aplikasi untuk mengotorisasi pembukaan e-Deposito. Jangan pernah memberikan PIN kepada orang lain, termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas BCA.
Jika transaksi berhasil, e-Deposito akan tercatat dan informasi transaksi dapat diperiksa kembali melalui fitur yang tersedia di myBCA. BCA juga menyediakan notifikasi email untuk transaksi e-Deposito.
Cara Menentukan Nominal, Tenor, dan Jenis Perpanjangan Deposito
Nominal sebaiknya ditentukan berdasarkan dana yang memang tidak diperlukan untuk kebutuhan rutin selama periode tertentu. Deposito bukan pengganti saldo operasional karena pencairan sebelum jatuh tempo membuat bunga berjalan tidak dibayarkan.
Tenor dapat dipilih berdasarkan kapan dana kemungkinan akan digunakan. Jika kebutuhan dana diperkirakan dalam beberapa bulan, tenor yang lebih pendek dapat dipertimbangkan daripada langsung mengunci dana selama 12 bulan.
Sementara itu, pilihan ARO dan ARO Plus menentukan bagaimana dana diperlakukan setelah jatuh tempo. Pada ARO, pokok diperpanjang otomatis dan bunga dikreditkan ke rekening sumber dana, sedangkan ARO Plus membuat bunga ikut menambah nominal untuk perpanjangan berikutnya.
| Pilihan | Pokok diperpanjang | Bunga | Cocok untuk |
| ARO | Ya | Masuk rekening sumber dana | Ingin menerima bunga secara berkala |
| ARO Plus | Ya | Menambah pokok deposito | Ingin mempertahankan dana di deposito |
Perlu diingat, apabila e-Deposito tidak dicairkan saat jatuh tempo, dana akan diperpanjang otomatis dengan jangka waktu yang sama dan menggunakan suku bunga yang berlaku pada saat perpanjangan.
Cara Mengecek Status e-Deposito dan Bukti Pembukaan melalui myBCA
Setelah transaksi selesai, jangan langsung menutup aplikasi. Periksa kembali informasi e-Deposito melalui menu yang tersedia agar Anda dapat memastikan penempatan sudah tercatat dengan nominal dan tenor yang benar.
BCA sebelumnya menjelaskan bahwa informasi e-Deposito dapat dilihat melalui menu Riwayat maupun Akun Saya pada myBCA. Informasi e-Deposito juga dapat diperiksa pada hari yang sama dengan pembukaan melalui menu terkait.
Selain pemeriksaan di aplikasi, perhatikan email yang terdaftar. BCA menyatakan notifikasi transaksi e-Deposito dikirimkan ke alamat email yang terdaftar pada rekening sumber dana atau channel yang digunakan untuk melakukan penempatan.
Jika deposito belum terlihat, hindari melakukan pembukaan ulang sebelum memastikan status transaksi. Periksa riwayat transaksi, saldo rekening sumber dana, notifikasi email, dan koneksi BCA ID terlebih dahulu.
Apabila transaksi tetap tidak dapat ditemukan atau terdapat perbedaan nominal, gunakan kanal resmi BCA untuk meminta pengecekan. Informasi produk BCA mencantumkan Halo BCA 1500888 sebagai salah satu kanal bantuan.
Ketentuan Bunga, Pajak, dan Pencairan e-Deposito BCA
Bunga e-Deposito mengikuti suku bunga yang berlaku pada BCA dan dapat berubah sesuai kondisi pasar. Karena itu, jangan menggunakan angka bunga dari artikel lama sebagai patokan transaksi saat ini.
Dalam informasi BCA yang berlaku efektif 1 April 2026, suku bunga e-Deposito Rupiah tercantum berbeda berdasarkan tenor dan kelompok nominal tertentu. Untuk nominal di bawah Rp2 miliar, misalnya, tabel BCA mencantumkan 2,75% per tahun untuk tenor 1 dan 3 bulan serta 3,00% untuk tenor 6 dan 12 bulan, sedangkan nominal mulai Rp2 miliar memiliki ketentuan berbeda.
Bunga deposito dikenakan pajak penghasilan sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku. Dalam simulasi BCA, perhitungan contoh menggunakan potongan pajak 20%, tetapi hasil aktual tetap mengikuti ketentuan perpajakan yang berlaku pada transaksi tersebut.
Sebagai gambaran, BCA memberikan simulasi penempatan Rp10.000.000 selama satu bulan dengan bunga 2,75% per tahun, menghasilkan bunga bruto Rp22.603 dan pajak Rp4.521 dalam contoh simulasi. Angka tersebut merupakan simulasi, bukan jaminan bunga yang akan diterima pada setiap transaksi.
Bagaimana jika deposito dicairkan sebelum jatuh tempo?
BCA menyediakan opsi pencairan segera atau pencairan pada tanggal jatuh tempo. Jika menggunakan pencairan segera, dana dapat dicairkan sebelum waktunya, tetapi bunga berjalan tidak dibayarkan.
Pencairan juga tidak dapat dilakukan pada tanggal yang sama dengan tanggal penempatan e-Deposito. Karena itu, pastikan tanggal pembukaan dan tanggal kebutuhan dana sudah diperhitungkan sebelum melakukan penempatan.
Apakah e-Deposito dijamin LPS?
BCA merupakan peserta penjaminan LPS, tetapi perlindungan simpanan tetap mengikuti ketentuan penjaminan LPS. BCA mencantumkan batas maksimum nilai simpanan yang dijamin sebesar Rp2 miliar per nasabah per bank serta ketentuan mengenai tingkat bunga penjaminan.
Karena itu, jangan hanya melihat persentase bunga ketika memilih deposito. Periksa juga batas penjaminan dan ketentuan LPS yang berlaku pada saat dana ditempatkan.
Pertanyaan Umum Seputar Syarat dan Cara Membuka Deposito BCA Online melalui Aplikasi myBCA
Berapa minimal membuka e-Deposito BCA melalui myBCA?
Minimum penempatan e-Deposito BCA yang tercantum pada informasi produk saat ini adalah Rp1.000.000. Ketentuan nominal dapat berubah, sehingga angka yang muncul pada aplikasi saat transaksi sebaiknya dijadikan acuan terakhir.
Apakah e-Deposito BCA bisa dibuka menggunakan Tahapan Xpresi?
Bisa, karena Tahapan Xpresi termasuk salah satu rekening sumber dana yang tercantum BCA untuk e-Deposito Rupiah. Rekening tersebut tetap harus memenuhi ketentuan lain yang berlaku.
Apa perbedaan ARO dan ARO Plus pada e-Deposito BCA?
ARO memperpanjang pokok deposito secara otomatis sementara bunga dikreditkan ke rekening sumber dana. Pada ARO Plus, bunga ikut menambah nominal pokok untuk penempatan pada periode berikutnya.
Apakah e-Deposito BCA bisa dicairkan sebelum jatuh tempo?
Bisa melalui mekanisme pencairan segera, tetapi bunga berjalan tidak dibayarkan jika pencairan dilakukan sebelum jatuh tempo. Pencairan juga tidak dapat dilakukan pada tanggal yang sama dengan tanggal penempatan.
Apakah e-Deposito otomatis diperpanjang?
Jika tidak dilakukan pencairan saat jatuh tempo, dana e-Deposito akan diperpanjang otomatis dengan jangka waktu yang sama dan menggunakan suku bunga yang berlaku ketika perpanjangan dilakukan.
Bagaimana cara mengetahui e-Deposito sudah berhasil dibuka?
Setelah transaksi selesai, periksa informasi e-Deposito melalui fitur yang tersedia di myBCA, termasuk Riwayat atau Akun Saya. BCA juga menyediakan notifikasi email untuk transaksi e-Deposito.
Apakah bunga e-Deposito dikenakan pajak?
Ya. Bunga e-Deposito dikenakan pajak penghasilan sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku, sehingga bunga yang diterima dapat berbeda dari bunga bruto yang ditampilkan dalam simulasi.
Kesimpulan
Membuka e-Deposito BCA melalui myBCA pada dasarnya cukup praktis karena proses penempatan dapat dilakukan langsung dari aplikasi tanpa perlu menggunakan bilyet fisik. Kunci utamanya adalah memastikan rekening sumber dana memenuhi syarat, saldo mencukupi, serta nominal dan tenor sudah sesuai kebutuhan.
Setelah memilih nominal, tentukan tenor dan jenis perpanjangan dengan mempertimbangkan kapan dana akan digunakan kembali. ARO cocok ketika bunga ingin masuk ke rekening sumber dana, sedangkan ARO Plus lebih sesuai untuk dana yang ingin terus ditempatkan bersama bunganya.
Hal yang tidak kalah penting adalah memahami konsekuensi pencairan sebelum jatuh tempo, pajak bunga, perubahan suku bunga, dan ketentuan penjaminan LPS. Dengan memahami bagian tersebut sebelum melakukan konfirmasi, proses membuka deposito online melalui myBCA dapat dilakukan dengan lebih terencana.