Bagi yang baru mulai mengenal produk simpanan berjangka, Syarat dan Cara Membuka Deposito BRI Lewat BRImo untuk Pemula sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. Prosesnya dapat dilakukan melalui aplikasi BRImo dengan memilih menu Investasi, kemudian masuk ke fitur Deposito yang tersedia untuk nasabah.
Deposito berbeda dari tabungan biasa karena dana ditempatkan untuk jangka waktu tertentu sesuai pilihan nasabah. Selama periode tersebut, dana mengikuti ketentuan deposito yang dipilih sehingga sebaiknya uang yang digunakan memang tidak diperlukan untuk kebutuhan harian.
Bagi pemula, karakter tersebut justru dapat membantu membedakan uang untuk kebutuhan rutin dan uang yang memang disiapkan untuk tujuan tertentu. Misalnya, seseorang mempunyai dana yang ingin disimpan untuk beberapa bulan dan tidak berencana menggunakannya dalam waktu dekat.
Salah satu keuntungan menggunakan BRImo adalah proses pembukaan dapat dilakukan secara digital. BRI secara resmi menyediakan alur pembukaan deposito melalui menu Investasi > Deposito > Buka Rekening Deposito di BRImo.
Deposito cocok untuk tujuan seperti apa?
Deposito lebih masuk akal digunakan untuk dana yang mempunyai tujuan dan jangka waktu jelas. Contohnya adalah dana yang sengaja dipisahkan untuk kebutuhan beberapa bulan mendatang, selama ketentuan pencairan dan produk yang dipilih sudah dipahami.
Namun, deposito bukan berarti uang dapat diperlakukan sama seperti saldo tabungan yang bebas digunakan kapan saja. Sebelum melakukan penempatan, perhatikan tenor, ketentuan pencairan, bunga, pajak, serta mekanisme perpanjangan yang ditampilkan pada aplikasi.
BRI juga menyatakan bahwa simpanannya termasuk dalam cakupan penjaminan LPS sesuai ketentuan yang berlaku. Nilai simpanan yang dijamin LPS mempunyai batas maksimum Rp2 miliar per nasabah per bank, dengan tetap mengikuti persyaratan penjaminan LPS.
Syarat yang Perlu Disiapkan Sebelum Membuka Deposito BRI Lewat BRImo

Hal pertama yang perlu dipastikan adalah Anda sudah dapat menggunakan BRImo dan memiliki rekening BRI yang memenuhi ketentuan untuk transaksi tersebut. Pembukaan deposito dilakukan dari dalam aplikasi, sehingga kondisi aplikasi dan akses transaksi harus dipastikan sebelum proses dimulai.
BRI menampilkan pembukaan deposito sebagai salah satu layanan investasi di BRImo. Alur resminya mencakup login, memilih menu Investasi, memilih Deposito, menyetujui syarat dan ketentuan, mengisi penempatan awal, tenor, serta jenis perpanjangan.
Checklist sebelum membuka deposito
Sebelum menekan tombol konfirmasi, sebaiknya siapkan beberapa hal berikut:
- Aplikasi BRImo yang dapat digunakan untuk login.
- Rekening BRI sebagai sumber dana sesuai ketentuan transaksi.
- Dana yang memang siap ditempatkan dalam deposito.
- Pilihan jangka waktu atau tenor yang sesuai kebutuhan.
- Pilihan jenis perpanjangan deposito.
- PIN BRImo untuk proses konfirmasi transaksi.
Perhatikan juga saldo yang tersedia sebelum transaksi dilakukan. Jangan menggunakan seluruh saldo rekening jika masih ada kebutuhan transfer, pembayaran, atau transaksi rutin setelah deposito dibuka.
Pastikan aplikasi BRImo sudah diperbarui
Antarmuka aplikasi dapat mengalami perubahan setelah pembaruan. Karena itu, posisi menu atau istilah tombol yang terlihat pada perangkat Anda mungkin tidak persis sama dengan tampilan yang pernah digunakan sebelumnya.
Jika menu Deposito tidak terlihat, jangan langsung menganggap rekening bermasalah. Periksa terlebih dahulu apakah BRImo sudah menggunakan versi terbaru dan pastikan koneksi internet stabil.
Cara Membuka Deposito BRI Lewat BRImo untuk Pemula
Setelah persiapan selesai, proses pembukaan dapat dilakukan langsung dari BRImo. BRI menjelaskan bahwa langkah awalnya adalah login ke BRImo, memilih menu Investasi, lalu memilih Deposito dan opsi untuk membuka rekening deposito.
1. Login ke aplikasi BRImo
Buka BRImo pada perangkat yang biasa digunakan untuk mengakses rekening BRI. Masuk menggunakan metode autentikasi yang tersedia pada aplikasi.
Tujuan langkah ini adalah memastikan Anda masuk ke rekening yang benar sebelum melakukan penempatan dana. Jangan memberikan PIN, password, OTP, atau kode keamanan kepada orang lain selama proses berlangsung.
2. Buka menu Investasi
Setelah berhasil masuk, cari menu Investasi pada halaman BRImo. Di dalam menu tersebut, pilih layanan Deposito, BRI mencantumkan menu Investasi sebagai jalur untuk mengakses pembukaan deposito melalui BRImo. Jadi, pengguna tidak perlu mencari fitur tersebut melalui menu transfer atau pembayaran.
3. Pilih Buka Rekening Deposito
Pada halaman Deposito, pilih opsi Buka Rekening Deposito. Selanjutnya, BRImo akan menampilkan informasi produk dan ketentuan yang perlu diperhatikan.
Jangan langsung melewati bagian tersebut. Syarat dan ketentuan dapat memuat informasi penting mengenai penempatan dana, tenor, bunga, perpanjangan, dan ketentuan lain yang berlaku pada produk.
4. Baca dan setujui syarat dan ketentuan
BRI mencantumkan langkah checklist syarat dan ketentuan produk sebelum pengguna melanjutkan pembukaan deposito, baca bagian tersebut terutama pada informasi yang berhubungan dengan jatuh tempo dan pencairan. Jika terdapat istilah yang belum dipahami, lebih baik mencari penjelasan resmi terlebih dahulu daripada sekadar mencentang persetujuan.
5. Masukkan nominal penempatan
Berikutnya, masukkan nominal dana yang ingin ditempatkan. Pastikan jumlah tersebut sesuai kemampuan dan tidak mengganggu kebutuhan keuangan yang lebih penting.
Pada tahap ini, jangan hanya melihat nominal deposito. Periksa juga saldo rekening setelah transaksi agar Anda tetap mempunyai dana yang cukup untuk kebutuhan lain.
6. Pilih jangka waktu dan jenis perpanjangan
BRI menyebutkan bahwa pada proses pembukaan, nasabah perlu memasukkan penempatan awal, jangka waktu, dan jenis perpanjangan deposito.
Pilihan tersebut menentukan bagaimana deposito akan diperlakukan ketika mencapai jatuh tempo. Karena itu, bagian ini perlu diperiksa dengan teliti sebelum transaksi dikonfirmasi.
7. Periksa kembali seluruh detail
Sebelum konfirmasi, cek nominal, tenor, jenis perpanjangan, sumber dana, dan informasi lain yang ditampilkan BRImo. Tahap pemeriksaan ini penting untuk mencegah kesalahan pilihan sebelum dana benar-benar ditempatkan.
Jika semuanya sudah sesuai, lanjutkan proses menggunakan metode konfirmasi yang diminta aplikasi. BRI mencantumkan PIN sebagai bagian dari konfirmasi transaksi deposito melalui BRImo.
8. Pastikan transaksi berhasil
Setelah konfirmasi, jangan langsung menutup aplikasi. Tunggu sampai BRImo menampilkan informasi bahwa pembukaan deposito berhasil.
Simpan atau catat informasi penting seperti nomor rekening deposito, nominal penempatan, tenor, dan tanggal jatuh tempo. Data tersebut akan membantu ketika Anda ingin mengecek kembali deposito di kemudian hari.
Cara Memilih Nominal, Tenor, dan Jenis Perpanjangan Deposito di BRImo
Kesalahan pemula biasanya bukan pada cara menekan menu di BRImo, melainkan pada keputusan setelah menu deposito terbuka. Nominal, tenor, dan perpanjangan harus disesuaikan dengan tujuan penggunaan dana, bukan sekadar memilih opsi yang terlihat paling menarik.
Menentukan nominal deposito
Gunakan dana yang memang tidak diperlukan untuk kebutuhan rutin selama periode penempatan. Jangan memasukkan seluruh saldo rekening hanya karena jumlah tersebut tersedia.
Sebagai contoh, jika sebagian saldo masih diperlukan untuk pembayaran bulanan, biaya sekolah, transportasi, atau kebutuhan lainnya, sisakan dana tersebut di rekening transaksi. Deposito sebaiknya berasal dari dana yang sudah dialokasikan untuk tujuan tertentu.
Memilih tenor
Tenor adalah jangka waktu penempatan deposito sampai mencapai tanggal jatuh tempo. Pilihan yang tersedia pada aplikasi dapat berubah mengikuti ketentuan produk yang berlaku, sehingga gunakan opsi yang benar-benar ditampilkan BRImo saat transaksi.
Untuk pemula, cara sederhana memilih tenor adalah melihat kapan dana tersebut kemungkinan dibutuhkan. Jangan memilih jangka waktu yang terlalu panjang jika ada kemungkinan dana diperlukan sebelum jatuh tempo.
Memahami perpanjangan otomatis
Perpanjangan otomatis berkaitan dengan apa yang terjadi setelah deposito mencapai jatuh tempo. Karena pilihan tersebut dapat memengaruhi pengelolaan dana berikutnya, baca keterangan masing-masing opsi yang ditampilkan BRImo.
Jangan memilih jenis perpanjangan hanya berdasarkan singkatan atau nama yang belum dipahami. Jika terdapat keterangan mengenai pokok, bunga, atau perpanjangan, baca sampai selesai sebelum melakukan konfirmasi.
| Hal yang Dipilih | Yang Perlu Dipertimbangkan |
|---|---|
| Nominal | Jangan mengganggu kebutuhan dana harian |
| Tenor | Sesuaikan dengan kapan dana akan digunakan |
| Perpanjangan | Pahami apa yang terjadi saat jatuh tempo |
| Sumber dana | Pastikan rekening dan saldo sesuai |
| Konfirmasi | Periksa seluruh detail sebelum memasukkan PIN |
Tips praktis: jika baru pertama kali menggunakan deposito, jangan terburu-buru mengejar nominal besar. Lebih penting memahami mekanisme jatuh tempo dan perpanjangan terlebih dahulu.
Cara Memastikan Dana dan Detail Deposito Sebelum Konfirmasi
Tahap sebelum konfirmasi merupakan bagian yang tidak boleh dilewati. Kesalahan memasukkan nominal atau memilih tenor dapat membuat hasil transaksi tidak sesuai dengan rencana awal.
Gunakan pemeriksaan sederhana dengan membaca ulang seluruh informasi yang muncul pada halaman konfirmasi. Fokus pada empat hal utama, yaitu nominal, tenor, jenis perpanjangan, dan rekening sumber dana.
Periksa nominal penempatan
Pastikan angka yang tertera benar, termasuk jumlah nol di belakang nominal. Kesalahan sederhana seperti memasukkan angka lebih besar dapat berdampak pada saldo yang tersedia setelah transaksi.
Jangan hanya memperhatikan nominal deposito. Periksa saldo rekening yang tersisa untuk memastikan transaksi tersebut tidak membuat kebutuhan pembayaran lain menjadi terganggu.
Periksa tenor dan tanggal jatuh tempo
Jika BRImo menampilkan tanggal jatuh tempo, perhatikan tanggal tersebut sebelum konfirmasi. Catat tanggalnya agar Anda mengetahui kapan deposito memasuki masa jatuh tempo.
Hal ini semakin penting jika Anda memilih perpanjangan otomatis. Dengan mengetahui tanggal tersebut, Anda dapat merencanakan apakah dana akan tetap ditempatkan atau perlu digunakan untuk tujuan lain.
Periksa jenis perpanjangan
Pastikan pilihan perpanjangan sesuai rencana. Jangan menganggap semua deposito otomatis kembali ke rekening tabungan setelah jatuh tempo karena mekanismenya mengikuti jenis perpanjangan yang dipilih.
Gunakan PIN hanya pada halaman resmi BRImo
PIN digunakan untuk mengonfirmasi transaksi melalui aplikasi. Jangan pernah memasukkan PIN pada halaman yang berasal dari tautan mencurigakan, pesan pribadi, atau situs yang mengatasnamakan BRI.
Jika ada pihak yang meminta PIN atau kode keamanan dengan alasan membantu pembukaan deposito, hentikan proses tersebut. Petugas atau pihak lain tidak seharusnya meminta Anda memberikan kredensial rahasia.
Cara Mengecek Rekening Deposito Setelah Berhasil Dibuka di BRImo
Setelah transaksi berhasil, langkah berikutnya adalah memastikan rekening deposito benar-benar tercatat. Jangan hanya mengandalkan notifikasi transaksi karena informasi tersebut dapat berbeda dengan tampilan saldo atau portofolio setelah pembaruan sistem.
BRI menyediakan layanan deposito melalui BRImo dan menjelaskan alur pembukaannya secara resmi melalui menu Investasi. Detail yang muncul setelah pembukaan dapat mengikuti tampilan aplikasi dan versi layanan yang sedang digunakan.
Periksa menu deposito atau investasi
Masuk kembali ke BRImo dan buka bagian yang berkaitan dengan Investasi atau Deposito. Cari informasi rekening deposito yang baru saja dibuat.
Perhatikan apakah nominal penempatan dan informasi rekening sudah sesuai dengan transaksi yang dilakukan. Jika data belum langsung terlihat, jangan buru-buru melakukan transaksi kedua.
Cocokkan informasi transaksi
Bandingkan data yang muncul dengan catatan sebelum konfirmasi. Beberapa informasi yang sebaiknya diperiksa antara lain:
- Nominal deposito.
- Nomor rekening deposito jika tersedia.
- Tenor atau jangka waktu.
- Tanggal pembukaan.
- Tanggal jatuh tempo.
- Jenis perpanjangan.
- Informasi bunga atau imbal hasil yang ditampilkan.
Jika ada perbedaan yang tidak dapat dijelaskan, gunakan kanal layanan resmi BRI untuk meminta bantuan. Jangan memberikan PIN, password, atau kode OTP kepada siapa pun saat meminta bantuan.
Bagaimana jika deposito belum terlihat?
Jika transaksi baru saja dilakukan tetapi rekening deposito belum terlihat, periksa terlebih dahulu status transaksi dan riwayat transaksi pada BRImo. Pastikan pula koneksi internet stabil dan aplikasi tidak sedang mengalami gangguan.
Apabila dana sudah terpotong tetapi status pembukaan belum jelas, jangan mengulangi transaksi secara langsung. Simpan bukti transaksi dan hubungi layanan resmi BRI agar status penempatan dapat diperiksi, BRI mencantumkan layanan kontak resmi pada halaman produknya, termasuk nomor 1500017 pada informasi deposito melalui BRImo.
FAQ Seputar Syarat dan Cara Membuka Deposito BRI Lewat BRImo
Apakah membuka deposito BRI bisa dilakukan lewat BRImo?
Ya. BRI secara resmi menyediakan pembukaan deposito melalui BRImo dengan alur melalui menu Investasi, memilih Deposito, lalu Buka Rekening Deposito. Setelah itu pengguna mengisi penempatan awal, jangka waktu, dan jenis perpanjangan sebelum melakukan konfirmasi.
Apakah harus datang ke kantor BRI untuk membuka deposito lewat BRImo?
Untuk pembukaan yang tersedia melalui fitur BRImo, prosesnya dilakukan dari aplikasi. Namun, apabila fitur tidak tersedia atau terdapat kondisi rekening tertentu yang membutuhkan penanganan khusus, nasabah dapat menggunakan kanal layanan resmi BRI untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Berapa minimal uang untuk membuka deposito BRI lewat BRImo?
Nominal minimum dapat mengikuti ketentuan produk yang berlaku dan informasi yang ditampilkan pada aplikasi saat pembukaan. Karena ketentuan dapat berubah, jangan menggunakan angka dari sumber lama sebagai patokan tanpa memeriksa informasi terbaru di BRImo atau kanal resmi BRI.
Apakah tenor deposito bisa dipilih sendiri?
Ya, proses pembukaan deposito melalui BRImo meminta nasabah memilih jangka waktu yang tersedia. Pilihan tenor mengikuti opsi yang ditampilkan oleh BRI pada saat transaksi dilakukan.
Apa yang dimaksud perpanjangan deposito?
Perpanjangan menentukan bagaimana deposito diperlakukan ketika mencapai tanggal jatuh tempo. Jenis perpanjangan yang tersedia perlu dibaca pada layar BRImo karena setiap pilihan dapat mempunyai mekanisme berbeda.
Apakah deposito BRI aman?
BRI merupakan bank yang berizin dan diawasi oleh OJK serta merupakan peserta penjaminan LPS. Penjaminan simpanan tetap mempunyai batas dan persyaratan tertentu, termasuk maksimum nilai simpanan yang dijamin LPS sebesar Rp2 miliar per nasabah per bank.
Apa yang harus dilakukan jika dana sudah terpotong tetapi deposito belum muncul?
Jangan langsung mengulangi pembukaan deposito. Periksa riwayat transaksi dan simpan bukti transaksi, kemudian hubungi kanal resmi BRI untuk memastikan status penempatan dana.
Apakah promo deposito BRI melalui BRImo selalu tersedia?
Tidak selalu. Promo mempunyai periode dan persyaratan masing-masing; sebagai contoh, BRI sedang mencantumkan program pembukaan deposito melalui BRImo untuk periode 8 Juli sampai 31 Desember 2026 dengan ketentuan khusus yang harus dipenuhi.
Kesimpulan
Membuka deposito BRI melalui BRImo dapat dilakukan secara digital dengan alur yang relatif sederhana, mulai dari menu Investasi hingga konfirmasi menggunakan PIN. Kunci bagi pemula bukan hanya mengikuti langkah di aplikasi, tetapi memastikan dana, tenor, dan jenis perpanjangan sudah dipilih sesuai kebutuhan.
Sebelum transaksi, sisihkan dana yang memang tidak diperlukan untuk kebutuhan rutin. Setelah deposito berhasil dibuka, periksa kembali nominal, rekening, tenor, tanggal jatuh tempo, dan jenis perpanjangan agar tidak ada detail penting yang terlewat.
Karena tampilan dan ketentuan produk perbankan dapat berubah, jadikan informasi yang muncul langsung di BRImo serta kanal resmi BRI sebagai acuan terakhir sebelum melakukan penempatan dana.