Cara cek saldo BPJS Ketenagakerjaan kini bisa dilakukan dengan mudah melalui HP menggunakan aplikasi JMO. Peserta juga memiliki pilihan lain, seperti menghubungi Contact Center 175 atau datang langsung ke kantor cabang apabila mengalami kendala saat mengakses layanan digital.
Saldo yang biasanya ingin diketahui peserta adalah saldo Jaminan Hari Tua (JHT). Informasi tersebut penting untuk mengetahui akumulasi iuran dan perkembangan saldo selama menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Artikel ini membahas cara mengecek saldo JHT dari awal sampai akhir, termasuk cara login JMO, melihat rincian iuran, mengecek status kepesertaan, serta langkah yang dapat dilakukan jika saldo atau data tidak sesuai.
Apa Itu Saldo BPJS Ketenagakerjaan dan JHT?

Saldo BPJS Ketenagakerjaan yang umum dimaksud dalam pengecekan peserta adalah saldo Jaminan Hari Tua (JHT). JHT merupakan program yang memberikan manfaat berupa uang tunai kepada peserta sesuai ketentuan yang berlaku.
Besarnya saldo JHT tidak hanya berkaitan dengan iuran yang telah dibayarkan. Rincian saldo juga dapat mencakup hasil pengembangan dana yang tercatat dalam kepesertaan.
Karena itu, nominal saldo di aplikasi tidak selalu sama dengan sekadar menjumlahkan iuran bulanan. Peserta dapat melihat informasi tersebut melalui layanan resmi BPJS Ketenagakerjaan.
JMO atau Jamsostek Mobile merupakan aplikasi resmi BPJS Ketenagakerjaan yang menyediakan berbagai layanan peserta, termasuk pengecekan saldo JHT, kartu digital, pengkinian data, informasi program, serta layanan pengaduan.
Syarat untuk Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan
Untuk mengecek saldo secara online, peserta perlu memastikan beberapa hal terlebih dahulu. Persyaratan ini penting agar proses login dan pengambilan informasi kepesertaan berjalan lancar.
1. Memiliki kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
Pastikan Anda sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan memiliki nomor kartu peserta atau KPJ. Nomor KPJ dapat ditemukan pada kartu BPJS Ketenagakerjaan, baik kartu fisik maupun kartu digital.
2. Memiliki akun JMO
Jika ingin mengecek saldo melalui aplikasi, peserta perlu mempunyai akun JMO. Aplikasi JMO tersedia untuk smartphone dan menjadi salah satu kanal resmi layanan BPJS Ketenagakerjaan.
3. Menyiapkan email dan kata sandi
Data tersebut diperlukan ketika melakukan login. Jika lupa kata sandi, gunakan fitur pemulihan akun yang tersedia di halaman login.
4. Data kepesertaan harus sesuai
Nama, NIK, tanggal lahir, nomor KPJ, dan informasi lain sebaiknya sesuai dengan data kependudukan serta data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Jika memiliki lebih dari satu kartu peserta, data kartu-kartu tersebut juga perlu diperhatikan agar saldo dari kepesertaan sebelumnya tidak terlewat.
Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan lewat HP
Cara paling praktis untuk cek saldo BPJS Ketenagakerjaan lewat HP adalah menggunakan aplikasi JMO. Secara umum, prosesnya cukup singkat. Setelah masuk ke akun, peserta tinggal membuka menu Jaminan Hari Tua dan memilih opsi pengecekan saldo.
Berikut langkah yang dapat dilakukan:
- Buka aplikasi JMO di HP.
- Login menggunakan akun yang sudah terdaftar.
- Pilih menu Jaminan Hari Tua.
- Pilih Cek Saldo.
- Pilih nomor kartu peserta atau KPJ yang ingin diperiksa.
- Tunggu beberapa saat sampai sistem menampilkan informasi saldo.
Setelah proses selesai, saldo JHT akan ditampilkan pada layar. Informasi yang muncul juga dapat mencakup detail kepesertaan dan data iuran yang dilaporkan.
Jika saldo tidak langsung muncul, jangan buru-buru menghapus aplikasi atau membuat akun baru. Periksa koneksi internet, pastikan akun yang digunakan benar, kemudian coba kembali beberapa saat kemudian.
Cara Cek Saldo JHT melalui Aplikasi JMO
JMO menjadi pilihan utama karena peserta dapat mengakses informasi saldo langsung dari smartphone tanpa perlu datang ke kantor cabang. Menurut informasi resmi BPJS Ketenagakerjaan, langkah pengecekan dilakukan dengan membuka menu Jaminan Hari Tua, memilih Cek Saldo, kemudian menentukan KPJ yang ingin ditampilkan.
Langkah lengkapnya
- Pertama, buka JMO.
Pastikan aplikasi yang digunakan merupakan aplikasi resmi JMO dan sudah diperbarui melalui toko aplikasi resmi. - Kedua, masuk ke menu Jaminan Hari Tua.
Setelah berhasil login, cari menu tersebut pada halaman utama aplikasi. - Ketiga, pilih Cek Saldo.
Menu ini digunakan untuk menampilkan saldo JHT yang tercatat pada sistem. - Keempat, pilih KPJ.
Jika akun memiliki lebih dari satu kartu peserta, pilih nomor KPJ yang ingin diperiksa. - Kelima, periksa saldo dan rinciannya.
Setelah KPJ dipilih, informasi saldo akan ditampilkan bersama data terkait kepesertaan.
JMO juga dapat digunakan untuk melihat informasi kepesertaan lainnya. Karena itu, aplikasi sebaiknya tidak hanya digunakan ketika ingin mencairkan JHT, tetapi juga untuk memeriksa apakah data peserta sudah sesuai.
Cara Login ke Aplikasi JMO
Login JMO dilakukan menggunakan email dan kata sandi yang telah terdaftar.
Langkahnya sebagai berikut:
- Buka aplikasi JMO.
- Masukkan email yang digunakan untuk akun.
- Masukkan kata sandi.
- Tekan Log In.
- Jika data benar, Anda akan masuk ke halaman utama aplikasi.
Jika gagal login, periksa kembali email dan kata sandi. Hindari mencoba kombinasi kata sandi secara berulang apabila Anda tidak yakin dengan data yang digunakan.
Lupa kata sandi JMO
Gunakan pilihan Lupa Kata Sandi pada halaman login. Sistem akan meminta data tertentu untuk proses verifikasi, kemudian memberikan instruksi pemulihan melalui kanal yang terdaftar. Jika kendala akun tidak dapat diselesaikan melalui aplikasi, peserta dapat menggunakan Contact Center 175.
Cara Melihat Saldo JHT dan Rincian Iuran
Setelah membuka menu Cek Saldo, jangan hanya memperhatikan nominal saldo akhir. Periksa juga rincian informasi yang tersedia. Data yang ditampilkan dapat membantu peserta mengetahui apakah kepesertaan dan pembayaran iuran sudah tercatat sebagaimana mestinya.
Beberapa informasi yang dapat terlihat antara lain:
- Saldo JHT.
- Status kepesertaan.
- Segmen kepesertaan.
- Perusahaan tempat bekerja.
- Informasi tenaga kerja.
- Iuran terakhir.
- Tanggal pembayaran iuran terakhir.
- Program yang diikuti.
Jika terdapat perbedaan antara kondisi sebenarnya dengan informasi yang ditampilkan, jangan langsung menganggap saldo hilang. Perbedaan dapat berkaitan dengan pelaporan perusahaan, data kepesertaan, atau adanya lebih dari satu KPJ.
Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi
Tidak semua peserta ingin atau dapat menggunakan aplikasi JMO. BPJS Ketenagakerjaan menyediakan alternatif melalui Contact Center 175 dan kantor cabang.
Untuk pengecekan saldo melalui Contact Center, peserta dapat menghubungi 175 dan mengikuti menu layanan informasi saldo. Sementara itu, peserta juga dapat datang langsung ke kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan untuk memperoleh bantuan pengecekan.
Pilihan ini berguna terutama jika akun JMO bermasalah, data kepesertaan tidak cocok, atau peserta memiliki beberapa kartu yang belum terhubung dengan benar.
Cara Cek Saldo JHT melalui Kantor Cabang
Jika pengecekan melalui HP tidak berhasil, kantor cabang dapat menjadi pilihan untuk memperoleh bantuan secara langsung. Sebelum datang, siapkan dokumen identitas dan kartu peserta jika tersedia. Petugas dapat membantu memeriksa informasi kepesertaan serta mengarahkan peserta apabila ditemukan ketidaksesuaian data.
Sebelum datang ke kantor cabang
Sebaiknya siapkan:
- KTP atau identitas yang diperlukan.
- Kartu BPJS Ketenagakerjaan atau nomor KPJ.
- Informasi perusahaan tempat bekerja.
- Bukti atau informasi terkait kepesertaan lama jika memiliki lebih dari satu kartu.
Jelaskan masalah secara spesifik kepada petugas, misalnya saldo tidak muncul, nomor KPJ tidak ditemukan, atau data perusahaan sebelumnya belum tergabung.
Cara Cek Saldo JHT melalui Contact Center 175
Contact Center 175 dapat digunakan peserta untuk memperoleh informasi dan menyampaikan pengaduan terkait layanan BPJS Ketenagakerjaan.
Untuk cek saldo, peserta dapat menelepon 175 kemudian mengikuti pilihan layanan pada sistem IVR hingga menemukan menu informasi saldo.
Layanan ini berguna ketika aplikasi JMO sedang mengalami kendala atau peserta membutuhkan bantuan terkait akun dan kepesertaan. Perlu dibedakan antara cek informasi dan pengajuan klaim. Contact Center 175 dapat memberikan informasi dan menerima pengaduan, tetapi pengajuan klaim JHT dilakukan melalui kanal yang memang disediakan untuk klaim.
Cara Mengatasi Saldo JHT Tidak Muncul di JMO
Saldo yang tidak muncul belum tentu berarti saldo JHT hilang. Ada beberapa hal yang perlu diperiksa secara bertahap.
1. Pastikan akun sudah benar
Periksa apakah Anda masuk menggunakan akun JMO yang benar. Jika memiliki akun atau kepesertaan lama, pastikan data yang digunakan sesuai.
2. Periksa koneksi internet
JMO membutuhkan koneksi untuk mengambil data dari sistem. Coba berpindah dari Wi-Fi ke jaringan seluler atau sebaliknya jika halaman tidak dapat dimuat.
3. Perbarui aplikasi
Periksa pembaruan JMO di Google Play Store atau App Store. Versi aplikasi yang terlalu lama dapat menyebabkan tampilan atau fungsi tertentu tidak berjalan sebagaimana mestinya.
4. Periksa nomor KPJ
Jika memiliki beberapa kartu, pastikan KPJ yang dicari sudah terhubung ke akun. BPJS Ketenagakerjaan menyediakan fitur untuk menambahkan kartu peserta melalui profil. Namun, apabila data kartu tidak sesuai, proses tersebut dapat memerlukan koreksi data terlebih dahulu.
5. Hubungi BPJS Ketenagakerjaan
Jika saldo tetap tidak muncul, gunakan Contact Center 175 atau datang ke kantor cabang. Jangan membuat akun baru berkali-kali karena tindakan tersebut belum tentu menyelesaikan masalah data kepesertaan.
Cara Mengatasi Data Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Tidak Sesuai
Data yang tidak sesuai perlu segera diperiksa karena informasi kepesertaan berkaitan dengan saldo, perusahaan, dan layanan JHT lainnya. Contohnya, nama peserta berbeda, nomor KPJ lama tidak muncul, atau perusahaan sebelumnya belum tercatat dengan benar.
Jika memiliki lebih dari satu KPJ
Peserta yang mempunyai beberapa kartu BPJS Ketenagakerjaan dapat melakukan proses penggabungan atau amalgamasi saldo sesuai prosedur BPJS Ketenagakerjaan.
Saldo pada kartu lama tidak otomatis dianggap hilang hanya karena peserta sudah bekerja di perusahaan baru. Kepesertaan sebelumnya perlu dilaporkan agar dapat ditangani sesuai prosedur.
Jika ada data yang bukan milik sendiri
Jangan menggunakan atau mencoba mengubah nomor KPJ yang ternyata bukan milik Anda. Hubungi Contact Center 175 atau kantor cabang untuk meminta pemeriksaan dan koreksi data.
Apakah Saldo JHT Bisa Dicairkan?
Saldo JHT dapat dicairkan apabila peserta memenuhi kriteria dan persyaratan yang ditentukan BPJS Ketenagakerjaan. Kriteria klaim dapat mencakup kondisi seperti mencapai usia pensiun, mengundurkan diri, mengalami PHK, cacat total tetap, atau kondisi lain sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain klaim penuh, terdapat pula ketentuan mengenai klaim sebagian untuk peserta yang memenuhi persyaratan tertentu. BPJS Ketenagakerjaan juga menyediakan informasi khusus mengenai klaim sebagian JHT.
Untuk klaim setelah mengundurkan diri atau PHK, status dan kondisi pekerjaan peserta menjadi bagian penting dalam menentukan kelayakan klaim.
Karena aturan dan persyaratan klaim dapat berubah, periksa ketentuan terbaru sebelum mengajukan pencairan. Jangan hanya berpatokan pada informasi lama yang ditemukan di media sosial atau artikel lama.
Apakah cek saldo berarti bisa langsung mencairkan?
Tidak. Melihat saldo JHT hanya menunjukkan informasi dana yang tercatat. Pencairan tetap membutuhkan proses pengajuan dan verifikasi berdasarkan kriteria yang berlaku.
Cara Mengetahui Status Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
Status kepesertaan dapat diperiksa melalui JMO, Contact Center 175, atau kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan. Di JMO, informasi status dapat dilihat bersama data kepesertaan yang tersedia. Jika status tidak sesuai kondisi pekerjaan, misalnya Anda sudah berhenti bekerja tetapi masih tercatat aktif, masalah tersebut perlu ditindaklanjuti.
Dalam kondisi tertentu, perusahaan atau pemberi kerja juga memiliki peran dalam pelaporan perubahan status kepesertaan. Karena itu, apabila status tidak berubah setelah berhenti bekerja, peserta dapat menghubungi bagian HRD atau pemberi kerja untuk memastikan proses pelaporan telah dilakukan.
Tips Mengecek Saldo JHT dengan Aman
Pengecekan saldo sebaiknya dilakukan melalui kanal resmi BPJS Ketenagakerjaan. Hindari situs atau aplikasi tidak resmi yang meminta data sensitif dengan alasan dapat menampilkan saldo.
Beberapa kebiasaan sederhana dapat mengurangi risiko penyalahgunaan akun.
- Gunakan aplikasi resmi. Unduh JMO melalui toko aplikasi resmi dan hindari file APK dari sumber yang tidak jelas.
- Jangan membagikan OTP. Kode verifikasi merupakan bagian dari proses keamanan akun. Jangan memberikannya kepada orang lain.
- Periksa alamat layanan. Saat mencari informasi BPJS Ketenagakerjaan melalui mesin pencari, pastikan Anda mengakses domain resmi.
- Jangan sembarang memberikan NIK dan data rekening. Data tersebut sebaiknya hanya dimasukkan pada layanan resmi yang memang membutuhkannya.
- Periksa saldo secara berkala. Pengecekan rutin membantu mengetahui apakah data kepesertaan dan pembayaran iuran telah tercatat dengan benar.
Checklist sebelum mengecek saldo
-
HP terhubung ke internet.
-
JMO sudah diperbarui.
-
Email dan kata sandi tersedia.
-
Nomor KPJ diketahui.
-
Data kepesertaan sesuai.
-
Menggunakan kanal resmi BPJS Ketenagakerjaan.
FAQ Seputar Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan
Apakah cek saldo BPJS Ketenagakerjaan bisa lewat HP?
Bisa. Cara yang praktis adalah menggunakan aplikasi JMO. Peserta login, membuka menu Jaminan Hari Tua, memilih Cek Saldo, lalu memilih KPJ yang ingin diperiksa.
Apakah cek saldo JHT harus datang ke kantor?
Tidak. Pengecekan dapat dilakukan melalui JMO atau Contact Center 175. Kantor cabang menjadi alternatif apabila peserta mengalami kendala atau membutuhkan pemeriksaan data secara langsung.
Kenapa saldo JHT tidak muncul di JMO?
Penyebabnya dapat berkaitan dengan akun, koneksi, nomor KPJ yang belum terhubung, atau ketidaksesuaian data kepesertaan. Periksa data terlebih dahulu, kemudian hubungi 175 jika masalah tetap terjadi.
Apakah saldo JHT hilang jika pindah perusahaan?
Saldo kepesertaan sebelumnya tidak otomatis hilang karena peserta pindah perusahaan. Jika memiliki lebih dari satu kartu, peserta perlu memastikan kepesertaan lama dilaporkan dan ditangani sesuai prosedur penggabungan saldo.
Bagaimana jika lupa password JMO?
Gunakan fitur Lupa Kata Sandi pada halaman login JMO dan ikuti proses verifikasi yang diberikan sistem. Jika tetap tidak berhasil, peserta dapat meminta bantuan melalui Contact Center 175.
Apakah Contact Center 175 bisa mengecek saldo JHT?
Bisa. BPJS Ketenagakerjaan menyediakan layanan pengecekan saldo melalui 175 dengan mengikuti menu informasi saldo pada sistem layanan.
Apakah cek saldo JHT sama dengan mengajukan pencairan?
Tidak. Cek saldo hanya digunakan untuk mengetahui informasi saldo. Pencairan membutuhkan pengajuan, pemeriksaan kelayakan, serta dokumen sesuai kondisi klaim.
Berapa lama saldo JHT bisa terlihat setelah iuran dibayarkan?
Waktu pencatatan dapat bergantung pada proses pelaporan dan pembayaran iuran. Jika terdapat perbedaan atau saldo tidak bertambah sebagaimana mestinya, peserta dapat meminta pemeriksaan melalui kanal resmi BPJS Ketenagakerjaan.
Kesimpulan
Cara cek saldo BPJS Ketenagakerjaan paling praktis dilakukan melalui aplikasi JMO. Setelah login, buka menu Jaminan Hari Tua, pilih Cek Saldo, kemudian tentukan KPJ yang ingin dilihat.
Jika JMO tidak dapat digunakan, peserta masih mempunyai pilihan melalui Contact Center 175 atau kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan. Jalur tersebut juga penting ketika terdapat masalah pada nomor KPJ, data pribadi, status kepesertaan, atau saldo yang tidak sesuai.
Yang tidak kalah penting, pengecekan saldo sebaiknya dilakukan secara berkala melalui kanal resmi. Dengan begitu, peserta dapat lebih cepat mengetahui apabila ada data kepesertaan atau pencatatan iuran yang perlu diperbaiki.