Setelah mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), hal yang sering membuat calon debitur penasaran adalah bagaimana cara cek status pengajuan KPR. Status tersebut penting untuk mengetahui apakah pengajuan masih diproses, membutuhkan dokumen tambahan, sudah mendapatkan persetujuan, atau belum dapat dilanjutkan.
Saat ini, beberapa bank menyediakan fasilitas pengecekan status KPR melalui website, aplikasi, atau kanal digital resmi. Namun, cara mengeceknya tidak selalu sama karena setiap bank mempunyai sistem dan data verifikasi yang berbeda.
Sebelum melakukan pengecekan, siapkan nomor referensi atau nomor aplikasi KPR yang diberikan ketika pengajuan. Jika status belum berubah dalam waktu tertentu, jangan langsung menyimpulkan pengajuan ditolak karena proses verifikasi dan pemeriksaan dokumen dapat membutuhkan waktu.
Apa Itu Status Pengajuan KPR?

Status pengajuan KPR adalah informasi yang menunjukkan perkembangan aplikasi kredit rumah setelah calon debitur mengirimkan permohonan kepada bank.
Status ini dapat memberikan gambaran mengenai posisi pengajuan, misalnya masih dalam pemeriksaan, menunggu dokumen, sedang dianalisis, telah disetujui, atau tidak dapat dilanjutkan.
Bagi calon debitur, mengetahui status KPR membantu menentukan tindakan berikutnya. Jika bank meminta dokumen tambahan, misalnya, pemohon dapat segera melengkapinya agar proses tidak tertunda.
Mengapa status KPR perlu dipantau?
Pengajuan KPR melibatkan beberapa tahap pemeriksaan. Bank dapat memeriksa data pribadi, pekerjaan, penghasilan, riwayat kredit, hingga dokumen properti.
Karena itu, status yang terlihat di sistem bukan sekadar informasi administratif. Perubahan status dapat menunjukkan bahwa aplikasi sudah berpindah ke tahap proses berikutnya.
Namun, arti setiap status dapat berbeda antarbank. Jangan menyamakan istilah yang muncul pada aplikasi satu bank dengan bank lainnya.
Syarat Cek Status Pengajuan KPR
Sebelum cek status pengajuan KPR, siapkan informasi yang digunakan bank untuk menemukan data aplikasi.
Umumnya, beberapa informasi yang mungkin diperlukan adalah:
- Nomor referensi pengajuan.
- Nomor aplikasi KPR.
- Nomor identitas tertentu.
- Tanggal lahir.
- Nomor telepon yang digunakan saat mendaftar.
- Akun aplikasi atau internet banking, jika pengecekan dilakukan melalui aplikasi bank.
Tidak semua bank meminta seluruh data tersebut. BCA, misalnya, menyediakan Tracking KPR yang meminta nomor referensi pengajuan KPR dan tanggal lahir untuk menampilkan status aplikasi.
Nomor referensi jangan sampai hilang
Nomor referensi merupakan salah satu informasi penting setelah pengajuan KPR dilakukan. Simpan email, SMS, dokumen, atau halaman konfirmasi yang berisi nomor tersebut. Hindari membagikannya kepada pihak yang tidak berkepentingan. Jika nomor referensi hilang, gunakan kanal resmi bank untuk menanyakan cara mendapatkan kembali informasi aplikasi.
Apakah harus mempunyai rekening di bank?
Tidak selalu. Persyaratan pengecekan status bergantung pada sistem yang digunakan bank. Ada bank yang menyediakan halaman tracking menggunakan nomor aplikasi, sementara bank lain mengintegrasikan informasi pengajuan dengan aplikasi perbankan. Jadi, lihat metode yang diberikan ketika pengajuan KPR dilakukan.
Cara Cek Status Pengajuan KPR Secara Online
Cara paling praktis adalah menggunakan website atau aplikasi resmi bank tempat pengajuan dilakukan.
Secara umum, langkahnya seperti berikut:
- Buka website atau aplikasi resmi bank.
- Cari menu KPR atau pelacakan pengajuan.
- Pilih fitur cek atau tracking status KPR.
- Masukkan nomor referensi atau nomor aplikasi.
- Masukkan data verifikasi yang diminta.
- Tekan tombol untuk melihat status.
- Periksa keterangan terbaru yang ditampilkan.
Tujuan setiap langkah adalah memastikan sistem dapat menemukan aplikasi yang sesuai dengan identitas pemohon.
Contoh pengecekan melalui website
Pada bank yang menyediakan halaman tracking khusus, pengguna biasanya tidak perlu masuk ke internet banking. Sebagai contoh, halaman Tracking KPR BCA meminta nomor referensi dan tanggal lahir sebelum status pengajuan ditampilkan.
Jika data benar tetapi status tidak ditemukan, jangan mencoba memasukkan data secara berulang-ulang. Periksa kembali nomor referensi atau hubungi kanal resmi bank.
Waspadai tautan palsu
Pengecekan KPR melibatkan data pribadi dan informasi finansial. Karena itu, gunakan website atau aplikasi resmi bank. Jangan memasukkan KTP, nomor rekening, PIN, password, OTP, atau data sensitif pada situs yang dikirim melalui pesan mencurigakan. Bank biasanya mempunyai kanal resmi yang dapat digunakan untuk mengonfirmasi apakah sebuah tautan benar-benar milik mereka.
Cara Cek Status KPR melalui Aplikasi atau Website Bank
Metode pengecekan berbeda berdasarkan bank yang digunakan. Berikut contoh mekanisme dari beberapa bank yang menyediakan informasi resmi.
Cek status KPR BCA
BCA menyediakan fitur Tracking KPR untuk memantau status pengajuan. Calon debitur dapat memasukkan nomor referensi pengajuan KPR dan tanggal lahir pada halaman tracking. Setelah data diverifikasi, sistem menampilkan informasi status aplikasi.
BCA juga menyediakan fitur untuk mengecek kelengkapan dokumen pengajuan. Halaman tersebut dapat digunakan untuk mengetahui dokumen yang masih perlu dilengkapi jika sistem memintanya.
BCA menyebut fitur tracking dapat digunakan untuk memantau status pengajuan KPR, sehingga calon debitur tidak harus selalu menghubungi cabang hanya untuk mengetahui perkembangan aplikasi.
Cek status KPR Bank Mandiri
Bank Mandiri menyediakan pemantauan proses pengajuan KPR melalui Livin’ by Mandiri untuk pengajuan yang dilakukan melalui layanan tersebut.
Menurut informasi resmi Bank Mandiri, setelah aplikasi berhasil dikirim, nasabah dapat melihat perkembangannya melalui Inbox di Livin’ atau menu Status pada halaman Livin’ KPR.
Jika dokumen agunan belum diunggah, bank dapat menghubungi calon debitur untuk menyelesaikan dokumen melalui kanal di luar aplikasi.
Bagaimana dengan bank lain?
Untuk bank lain, nama menu dan mekanisme tracking dapat berbeda. Ada bank yang menyediakan website khusus, aplikasi mobile, nomor aplikasi, atau layanan customer service untuk mengetahui perkembangan KPR. Karena antarmuka aplikasi dapat berubah setelah pembaruan, gunakan panduan terbaru yang tersedia di website resmi bank.
Arti Status Pengajuan KPR: Diproses, Disetujui, atau Ditolak
Status KPR perlu dibaca berdasarkan keterangan yang diberikan bank. Jangan mengambil kesimpulan hanya dari satu kata tanpa memahami tahap prosesnya.
Berikut gambaran umum status yang mungkin muncul:
| Status | Arti Umum | Tindakan |
|---|---|---|
| Diterima | Aplikasi berhasil masuk sistem | Tunggu proses berikutnya |
| Diproses | Bank sedang melakukan pemeriksaan | Pantau secara berkala |
| Verifikasi | Data sedang diperiksa | Pastikan dapat dihubungi |
| Dokumen kurang | Ada berkas yang perlu dilengkapi | Segera lengkapi |
| Appraisal | Properti sedang atau akan dinilai | Tunggu hasil pemeriksaan |
| Disetujui | Pengajuan mendapatkan persetujuan sesuai ketentuan | Ikuti proses selanjutnya |
| Ditolak | Pengajuan tidak dapat dilanjutkan | Tanyakan prosedur dan informasi yang dapat diberikan bank |
Istilah tersebut bersifat umum. Nama status sebenarnya dapat berbeda pada sistem masing-masing bank.
Status Diproses
Status diproses berarti aplikasi masih berada dalam rangkaian pemeriksaan. Bank mungkin sedang melakukan verifikasi dokumen, analisis kredit, pemeriksaan data, atau tahapan lain sesuai proses internal. Status ini bukan berarti KPR pasti disetujui. Sebaliknya, status tersebut juga bukan tanda bahwa pengajuan bermasalah.
Status Dokumen Kurang
Status ini perlu segera ditindak lanjuti. Jika bank meminta dokumen tambahan, baca instruksi dengan teliti dan unggah atau serahkan dokumen melalui kanal yang ditentukan. Jangan mengirim dokumen sensitif melalui akun media sosial atau nomor pribadi yang tidak dapat diverifikasi.
Status Disetujui
Persetujuan KPR merupakan perkembangan penting, tetapi calon debitur masih perlu mengikuti tahapan berikutnya. Bank dapat memberikan informasi mengenai persyaratan akad, dokumen yang harus ditandatangani, jadwal, biaya, dan proses pencairan. Jangan menganggap dana KPR langsung cair hanya karena status sudah menunjukkan persetujuan.
Status Ditolak
Status ditolak berarti aplikasi tidak dapat dilanjutkan berdasarkan hasil proses bank. Jika hal tersebut terjadi, tanyakan kepada bank apakah tersedia informasi mengenai alasan atau faktor yang menyebabkan aplikasi tidak memenuhi kriteria.
Hindari langsung mengajukan ke banyak bank sebelum memahami masalahnya. Jika penyebabnya berkaitan dengan dokumen atau kemampuan finansial, pengajuan baru dengan kondisi yang sama berpotensi menghasilkan masalah serupa.
Cara Mengatasi Status Pengajuan KPR Tidak Berubah
Status KPR yang tidak berubah selama beberapa waktu belum tentu menunjukkan adanya masalah. Proses dapat membutuhkan waktu karena bank perlu melakukan pemeriksaan terhadap beberapa bagian pengajuan. Pada kondisi tertentu, proses juga dapat menunggu dokumen atau informasi dari pihak lain. Jika status terlalu lama tidak berubah, lakukan pemeriksaan secara bertahap.
1. Periksa kembali status melalui kanal resmi
Login atau buka halaman tracking menggunakan data yang benar. Pastikan Anda melihat aplikasi yang sesuai, terutama jika pernah melakukan lebih dari satu pengajuan.
2. Periksa email dan pesan dari bank
Bank dapat mengirim permintaan dokumen atau informasi tambahan melalui email, SMS, atau kanal komunikasi resmi. Periksa folder spam jika menggunakan email.
3. Pastikan tidak ada dokumen yang kurang
Dokumen yang belum lengkap dapat membuat proses berhenti pada tahap tertentu. BCA, misalnya, mempunyai fitur khusus untuk melihat kelengkapan dokumen pengajuan KPR.
4. Hubungi customer service
Jika status tetap sama dan tidak ada informasi tambahan, hubungi customer service resmi bank. Sampaikan nomor aplikasi atau referensi agar petugas dapat membantu menemukan data pengajuan.
5. Hubungi petugas yang menangani KPR
Jika pengajuan dilakukan melalui sales atau petugas KPR, Anda juga dapat meminta informasi perkembangan melalui kontak resmi yang diberikan saat proses pengajuan.
Bank Mandiri, misalnya, mencantumkan Mandiri Call 14000 dan cabang sebagai kanal informasi terkait tracking aplikasi pada program KPR tertentu.
Jangan melakukan pengajuan ulang tanpa alasan
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah mengirim aplikasi baru hanya karena status aplikasi lama belum berubah. Langkah tersebut belum tentu mempercepat proses. Lebih baik cari tahu dulu posisi aplikasi yang sedang berjalan dan apakah terdapat dokumen atau verifikasi yang masih diperlukan.
Jika aplikasi mengalami error
Apabila halaman tracking tidak dapat dibuka, coba beberapa langkah sederhana:
- Periksa koneksi internet.
- Tutup dan buka kembali browser.
- Gunakan browser versi terbaru.
- Hapus cache jika halaman mengalami error.
- Coba perangkat lain.
- Pastikan website yang dibuka merupakan situs resmi bank.
- Coba kembali beberapa saat kemudian jika layanan sedang mengalami gangguan.
Jika masalah tetap terjadi, gunakan customer service resmi bank.
Checklist sebelum menghubungi bank
Sebelum menelepon customer service, siapkan:
- Nomor aplikasi atau referensi.
- Nama lengkap.
- Nomor identitas sesuai data pengajuan.
- Tanggal pengajuan.
- Jenis KPR yang diajukan.
- Nama petugas KPR jika ada.
- Screenshot error jika pengecekan online bermasalah.
Dengan informasi tersebut, petugas biasanya lebih mudah memahami pengajuan yang ingin ditanyakan.
FAQ Seputar Cara Cek Status Pengajuan KPR
Bagaimana cara cek status pengajuan KPR?
Gunakan website atau aplikasi resmi bank tempat KPR diajukan. Masukkan nomor aplikasi, nomor referensi, atau data verifikasi lain yang diminta sistem. Metodenya berbeda pada setiap bank.
Apakah cek status KPR bisa dilakukan lewat HP?
Bisa jika bank menyediakan website tracking atau aplikasi mobile. Pastikan menggunakan aplikasi dan website resmi agar data pengajuan tetap aman.
Kenapa status pengajuan KPR masih diproses?
Status tersebut dapat berarti bank masih melakukan verifikasi data, analisis kredit, pemeriksaan dokumen, atau tahapan lain. Status diproses belum menunjukkan keputusan akhir.
Berapa lama status pengajuan KPR berubah?
Tidak ada satu waktu yang berlaku untuk semua bank. Durasi dapat dipengaruhi kelengkapan dokumen, verifikasi, pemeriksaan properti, dan proses internal bank.
Apa yang harus dilakukan jika status KPR tidak berubah?
Periksa kembali tracking, cek email atau pesan dari bank, pastikan tidak ada dokumen kurang, kemudian hubungi customer service atau petugas KPR yang menangani aplikasi.
Apa arti status KPR disetujui?
Status disetujui umumnya berarti pengajuan telah memperoleh persetujuan kredit berdasarkan proses bank. Namun, masih dapat ada tahapan lanjutan seperti pemenuhan dokumen dan akad.
Apa arti status KPR ditolak?
Artinya aplikasi tidak dapat dilanjutkan berdasarkan hasil penilaian bank. Pemohon dapat menghubungi bank untuk mengetahui informasi yang dapat diberikan mengenai keputusan tersebut.
Apakah nomor referensi KPR penting untuk cek status?
Ya, pada bank yang menggunakan sistem tracking berbasis nomor referensi, data tersebut digunakan untuk menemukan aplikasi. BCA, misalnya, meminta nomor referensi dan tanggal lahir pada halaman Tracking KPR.
Apakah aman mengecek status KPR melalui link yang dikirim WhatsApp?
Jangan langsung memasukkan data pribadi. Pastikan tautan benar-benar berasal dari domain atau aplikasi resmi bank sebelum memasukkan nomor identitas, password, PIN, atau informasi sensitif lainnya.
Kesimpulan
Cara cek status pengajuan KPR pada dasarnya dilakukan melalui website, aplikasi, atau kanal resmi bank tempat pengajuan dilakukan. Informasi yang dibutuhkan biasanya berupa nomor aplikasi atau referensi dan data verifikasi pemohon.
Jika status masih diproses, tunggu sambil memastikan tidak ada dokumen tambahan yang diminta. Apabila status tidak berubah dalam waktu yang dianggap tidak wajar, hubungi customer service atau petugas KPR dengan menyiapkan nomor aplikasi agar pengecekan dapat dilakukan lebih cepat.
Yang paling penting, jangan menggunakan situs tracking yang tidak jelas. Pengajuan KPR berisi data pribadi dan informasi finansial, sehingga pengecekan sebaiknya selalu dilakukan melalui kanal resmi bank.