Ekonomi

Cara Melacak Status Pengaduan Bank Secara Online untuk Mengetahui Proses

Cara Melacak Status Pengaduan Bank Secara Online untuk Mengetahui Proses

Ketika pengaduan sudah disampaikan kepada bank, pekerjaan belum tentu selesai. Nasabah biasanya masih perlu mengetahui apakah laporan sedang diperiksa, membutuhkan dokumen tambahan, sudah mendapatkan tanggapan, atau justru belum diproses.

Cara melacak status pengaduan bank sebenarnya cukup mudah selama nasabah masih menyimpan nomor laporan atau bukti pengaduan. Status tersebut umumnya dapat ditanyakan melalui call center, kantor cabang, aplikasi mobile banking, atau kanal digital yang disediakan bank.

Jangan menghapus email, SMS, notifikasi aplikasi, atau bukti pengaduan setelah laporan dibuat. Informasi tersebut dapat menjadi referensi ketika nasabah melakukan follow-up atau membutuhkan eskalasi.

Apa Itu Status Pengaduan Bank?

Status pengaduan bank adalah informasi mengenai perkembangan laporan atau keluhan yang sebelumnya disampaikan nasabah kepada bank. Status ini membantu mengetahui posisi pengaduan, misalnya apakah laporan baru diterima, sedang diverifikasi, dalam proses penyelesaian, membutuhkan informasi tambahan, atau sudah mendapatkan hasil.

Setiap bank dapat menggunakan istilah status yang berbeda. Karena itu, jangan hanya terpaku pada nama status di aplikasi atau pemberitahuan yang diterima.

Contoh status pengaduan

Beberapa istilah yang mungkin ditemui antara lain:

Status Arti secara umum
Diterima Pengaduan sudah tercatat oleh bank
Dalam proses Pengaduan sedang diperiksa
Menunggu dokumen Bank membutuhkan informasi tambahan
Diproses unit terkait Laporan diteruskan ke bagian yang menangani masalah
Selesai Bank telah memberikan penyelesaian atau tanggapan
Ditutup Penanganan pada sistem telah berakhir

Arti sebenarnya tetap mengikuti sistem dan prosedur masing-masing bank. Jika status tidak jelas, tanyakan langsung kepada petugas menggunakan nomor pengaduan yang diberikan.

Nomor Pengaduan dan Data yang Dibutuhkan untuk Pelacakan

Sebelum mencoba cek status pengaduan bank, siapkan informasi yang berkaitan dengan laporan. Nomor pengaduan merupakan data yang paling penting karena dapat digunakan petugas untuk menemukan laporan secara lebih cepat.

Selain nomor pengaduan, beberapa data yang mungkin diperlukan adalah:

  • Nama lengkap sesuai data nasabah.
  • Nomor rekening atau data identifikasi nasabah.
  • Nomor telepon yang terdaftar.
  • Tanggal pengaduan dibuat.
  • Jenis masalah yang dilaporkan.
  • Bukti transaksi jika berkaitan dengan transaksi tertentu.
  • Email yang digunakan saat membuat laporan.
  • Bukti atau tangkapan layar pengaduan.

Bagaimana jika nomor pengaduan hilang?

Nomor laporan hilang bukan berarti pengaduan tidak dapat dilacak. Hubungi kanal resmi bank dan sampaikan bahwa bukti atau nomor pengaduan tidak lagi tersedia. Petugas biasanya akan melakukan verifikasi identitas sebelum memberikan informasi mengenai laporan.

Jangan memberikan PIN, password, kode OTP, atau data keamanan kartu kepada pihak yang mengaku membantu melacak pengaduan. Data tersebut bukan informasi yang seharusnya diminta untuk sekadar memeriksa status laporan.

Cara Melacak Status Pengaduan Bank

Cara paling aman adalah menggunakan kanal resmi yang sebelumnya digunakan ketika membuat laporan.

Langkah umumnya sebagai berikut:

  1. Cari nomor pengaduan atau bukti laporan.
    Periksa SMS, email, aplikasi, atau dokumen yang diberikan bank.
  2. Buka kanal resmi bank.
    Gunakan aplikasi, website resmi, call center, atau kantor cabang.
  3. Pilih layanan pengaduan atau bantuan nasabah.
    Beberapa bank menyediakan menu khusus untuk melihat atau menanyakan perkembangan laporan.
  4. Masukkan informasi yang diminta.
    Data dapat berupa nomor pengaduan, nomor telepon, atau identitas nasabah.
  5. Periksa status laporan.
    Catat status dan keterangan terbaru yang muncul.
  6. Tanyakan estimasi penyelesaian jika belum selesai.
    Jika status masih diproses, minta informasi mengenai tahapan penanganannya.
  7. Simpan bukti komunikasi.
    Catat tanggal, waktu, nama petugas jika tersedia, dan hasil pembicaraan.

Tidak semua bank memiliki fitur pelacakan pengaduan langsung di aplikasi. Jika menu tersebut tidak tersedia, gunakan call center atau kanal pengaduan resmi lainnya.

Jika status tidak berubah

Status yang tidak berubah beberapa hari belum tentu berarti laporan diabaikan. Pengaduan tertentu membutuhkan pemeriksaan transaksi, dokumen, atau koordinasi dengan unit lain.

Namun, jika sudah melewati waktu penanganan yang disampaikan bank, lakukan follow-up dan minta penjelasan tertulis jika memungkinkan.

Cara Mengecek Status Pengaduan melalui Call Center Bank

Call center menjadi pilihan praktis ketika bank tidak menyediakan fitur pelacakan status melalui aplikasi. Sebelum menelepon, siapkan nomor pengaduan dan informasi identitas yang diperlukan. Tujuannya agar proses verifikasi tidak berlangsung terlalu lama.

Langkah mengecek status melalui call center

  • Pertama, gunakan nomor call center resmi bank.
    Nomor tersebut sebaiknya diperoleh dari website resmi, aplikasi resmi, kartu bank, atau dokumen produk.
  • Kedua, pilih menu layanan pengaduan.
    Pada beberapa bank, nasabah perlu memilih menu customer service terlebih dahulu sebelum diarahkan ke bagian pengaduan.
  • Ketiga, sampaikan nomor laporan.
    Sebutkan nomor pengaduan dan tanggal ketika laporan dibuat.
  • Keempat, tanyakan status terakhir.
    Jika laporan belum selesai, tanyakan apakah masih dalam pemeriksaan atau membutuhkan dokumen tambahan.
  • Kelima, catat hasil komunikasi.
    Simpan waktu panggilan, informasi yang diberikan, dan nomor referensi baru jika petugas membuat laporan lanjutan.

Jangan memberikan data keamanan

Call center resmi dapat melakukan verifikasi identitas. Namun, nasabah tetap harus berhati-hati terhadap permintaan data rahasia. Jangan memberikan PIN, password, kode OTP, CVV, atau kredensial login hanya karena seseorang mengaku sedang membantu proses pengaduan.

Cara Mengecek Status Pengaduan melalui Mobile Banking atau Layanan Digital

Beberapa bank menyediakan layanan pengaduan melalui aplikasi mobile banking, internet banking, website, email, atau kanal digital lainnya. Jika bank menyediakan fitur pelacakan, lokasi menunya dapat berbeda tergantung versi aplikasi. Pembaruan aplikasi juga dapat mengubah nama atau posisi menu.

Alur yang biasanya digunakan

Buka aplikasi resmi bank dan masuk menggunakan metode autentikasi yang biasa digunakan. Setelah berhasil login, cari menu seperti Bantuan, Customer Service, Pengaduan, Layanan Nasabah, atau Pusat Resolusi.

Jika terdapat fitur riwayat pengaduan, pilih laporan yang ingin diperiksa. Informasi yang muncul dapat berupa nomor laporan, tanggal dibuat, status, serta keterangan penanganan.

Jika menu tersebut tidak tersedia, jangan menganggap pengaduan tidak tercatat. Bisa jadi bank memang mengelola laporan melalui kanal lain.

Pengaduan melalui email

Untuk laporan yang dibuat melalui email, periksa kembali kotak masuk dan folder spam. Cari email menggunakan kata kunci seperti nomor laporan, nama bank, atau istilah pengaduan.

Balasan bank dapat berisi permintaan dokumen tambahan atau informasi mengenai perkembangan laporan. Jangan menghapus rangkaian email karena percakapan tersebut dapat menjadi bukti bahwa pengaduan sudah pernah disampaikan.

Pengaduan melalui website

Jika pengaduan dibuat melalui website bank, login menggunakan akun resmi dan periksa menu layanan nasabah. Pastikan alamat website benar sebelum memasukkan username, password, atau data pribadi. Hindari membuka tautan dari pesan mencurigakan yang mengatasnamakan bank.

Cara Menindaklanjuti Pengaduan Bank yang Belum Selesai

Jika pengaduan belum selesai, langkah berikutnya bukan langsung membuat laporan baru berkali-kali. Lebih baik lanjutkan laporan yang sudah ada agar riwayat penanganannya tetap terhubung.

1. Hubungi bank kembali

Sampaikan nomor pengaduan dan tanyakan perkembangan terakhir. Gunakan kalimat yang jelas, misalnya meminta status laporan, unit yang menangani, dokumen yang masih diperlukan, dan perkiraan penyelesaian sesuai prosedur bank.

2. Pastikan tidak ada dokumen yang kurang

Sebagian pengaduan membutuhkan bukti tambahan. Contohnya adalah mutasi rekening, bukti transaksi, bukti pembayaran, screenshot notifikasi, atau dokumen identitas. Jika bank meminta dokumen, kirim melalui kanal resmi yang ditentukan.

3. Minta bukti tindak lanjut

Jika pengaduan sudah ditindaklanjuti melalui telepon, simpan nomor referensi atau bukti komunikasi yang diberikan. Catatan sederhana dapat membantu jika masalah harus diteruskan ke pihak lain.

4. Perhatikan batas waktu penanganan

OJK mengatur kewajiban pelaku usaha jasa keuangan dalam menangani pengaduan konsumen. Dalam ketentuan yang berlaku, penyelesaian pengaduan dapat memiliki batas waktu dan kondisi tertentu untuk perpanjangan yang harus diberitahukan kepada konsumen.

Karena ketentuan dapat berubah berdasarkan regulasi dan jenis layanan, gunakan informasi terbaru dari bank atau OJK sebagai acuan.

5. Eskalasi jika masalah tidak terselesaikan

Jika sudah menempuh mekanisme pengaduan di bank tetapi persoalan belum mendapatkan penyelesaian yang memadai, konsumen dapat menggunakan kanal OJK sesuai kondisi kasus.

OJK menyediakan Kontak 157 dan Aplikasi Portal Pelindungan Konsumen (APPK) untuk layanan konsumen sektor jasa keuangan. OJK juga menjelaskan bahwa konsumen dapat memantau penyelesaian pengaduan melalui sistem layanan konsumen dan masyarakat terintegrasi.

Kapan perlu menghubungi OJK?

Eskalasi dapat dipertimbangkan ketika nasabah sudah menyampaikan pengaduan kepada bank tetapi membutuhkan bantuan terkait proses penyelesaian atau informasi perlindungan konsumen.

Siapkan kronologi, nomor pengaduan bank, bukti komunikasi, dokumen pendukung, dan tanggapan terakhir bank agar informasi yang disampaikan lebih mudah diverifikasi.

Kanal OJK yang dapat digunakan

OJK menyediakan beberapa kanal resmi bagi masyarakat. Saat ini Kontak 157 dapat dihubungi melalui telepon, sedangkan kanal digital OJK juga mencakup WhatsApp dan APPK.

Telepon 157 mulai 10 Oktober 2025 beroperasi setiap hari selama 24 jam. Untuk chat digital seperti WhatsApp, Instagram, dan Facebook Kontak 157, OJK mencantumkan jadwal layanan 07.45–16.50 WIB. Gunakan kanal resmi tersebut untuk memastikan informasi yang diterima benar dan menghindari pihak yang mengaku sebagai petugas OJK.

FAQ Seputar Cara Melacak Status Pengaduan Bank

Bagaimana cara melacak status pengaduan bank?

Status pengaduan dapat dilacak melalui aplikasi atau website bank jika fitur tersebut tersedia. Jika tidak tersedia, nasabah dapat menghubungi call center, customer service, kantor cabang, atau kanal pengaduan resmi dengan membawa nomor laporan.

Apa yang dimaksud nomor pengaduan bank?

Nomor pengaduan adalah nomor referensi yang diberikan ketika laporan nasabah dicatat. Nomor ini membantu bank menemukan data pengaduan dan melihat perkembangan penanganannya.

Bagaimana jika nomor pengaduan bank hilang?

Hubungi bank melalui kanal resminya dan sampaikan identitas yang diperlukan untuk proses verifikasi. Petugas dapat membantu menelusuri laporan berdasarkan data yang tersedia.

Kenapa status pengaduan bank belum berubah?

Pengaduan mungkin masih dalam tahap pemeriksaan, menunggu dokumen, atau sedang diteruskan ke unit yang menangani masalah tersebut. Hubungi bank jika status tidak berubah dalam waktu yang dianggap wajar.

Apakah pengaduan bank bisa dicek melalui mobile banking?

Bisa jika bank menyediakan fitur tersebut. Nama dan posisi menu dapat berbeda berdasarkan bank dan versi aplikasi, sehingga gunakan menu bantuan atau layanan pengaduan resmi apabila fitur pelacakan tidak ditemukan.

Apakah pengaduan bank bisa dilacak melalui call center?

Bisa. Sampaikan nomor pengaduan dan ikuti proses verifikasi identitas yang ditetapkan bank. Hindari memberikan PIN, password, atau kode OTP kepada pihak lain.

Apa yang harus dilakukan jika pengaduan bank belum selesai?

Hubungi bank kembali menggunakan nomor pengaduan yang sama, tanyakan perkembangan laporan, pastikan tidak ada dokumen yang kurang, dan simpan bukti komunikasi. Jika membutuhkan bantuan perlindungan konsumen, tersedia kanal OJK seperti Kontak 157 dan APPK.

Kapan pengaduan bank bisa diteruskan ke OJK?

Jika konsumen sudah menggunakan mekanisme pengaduan pada bank tetapi membutuhkan tindak lanjut atau bantuan terkait penyelesaian, konsumen dapat menggunakan kanal layanan OJK sesuai ketentuan. OJK menyediakan sistem terintegrasi untuk penyampaian dan pemantauan pengaduan.

Apakah OJK dapat melihat status pengaduan yang dibuat di bank?

OJK memiliki sistem layanan pengaduan konsumen dan PUJK wajib menindaklanjuti pengaduan yang masuk melalui sistem tersebut sesuai ketentuan. Pengaduan yang hanya dibuat di bank tetap perlu mengikuti mekanisme eskalasi yang berlaku apabila ingin diteruskan ke OJK.

Apakah status pengaduan bank berarti masalah sudah selesai?

Belum tentu. Status seperti diproses atau diteruskan hanya menunjukkan tahapan penanganan. Pengaduan dapat dianggap selesai setelah bank memberikan penyelesaian atau tanggapan sesuai prosedur yang berlaku.

Apakah membuat pengaduan baru akan mempercepat penyelesaian?

Tidak selalu. Jika laporan sebelumnya masih aktif, lebih baik gunakan nomor pengaduan yang sama ketika melakukan follow-up agar riwayat penanganan tetap terhubung.

Kesimpulan

Cara melacak status pengaduan bank dapat dilakukan melalui kanal resmi seperti mobile banking, website, email, call center, atau customer service, tergantung fasilitas yang disediakan masing-masing bank.

Nomor pengaduan menjadi informasi paling penting ketika melakukan pelacakan. Simpan pula bukti komunikasi, tanggal laporan, dokumen pendukung, dan tanggapan bank agar proses tindak lanjut lebih mudah.

Jika pengaduan belum selesai, lakukan follow-up melalui laporan yang sama dan tanyakan apakah masih ada dokumen atau informasi yang dibutuhkan. Apabila membutuhkan bantuan perlindungan konsumen setelah menggunakan mekanisme pengaduan pada bank, nasabah dapat memanfaatkan kanal resmi OJK seperti Kontak 157 dan APPK.