Banyak calon pelaku UMKM mencari cara mengajukan KUR BRI 2026 secara online karena berharap seluruh proses dapat dilakukan dari ponsel. Namun, ada hal penting yang perlu diketahui: BRI menegaskan bahwa pengajuan KUR tidak diproses melalui tautan online tidak resmi, akun media sosial pribadi, atau pihak yang mengaku sebagai agen BRI.
Per Mei 2026, BRI menyatakan pengajuan KUR dilakukan melalui unit kerja dan petugas resmi BRI. Kanal yang disebut BRI meliputi kantor cabang, kantor cabang pembantu, BRI Unit, Teras BRI, AgenBRILink, serta tenaga pemasar resmi.
Artinya, istilah online pada artikel ini lebih tepat dipahami sebagai menyiapkan informasi, memahami produk, mengecek persyaratan, dan mempersiapkan dokumen secara digital sebelum datang ke kanal resmi BRI. Jangan mengisi data pribadi pada situs atau formulir yang tidak dapat diverifikasi sebagai kanal resmi.
Kebijakan KUR sendiri tetap menjadi bagian dari program pembiayaan pemerintah untuk usaha produktif. Untuk 2026, pemerintah menetapkan pedoman baru melalui Permenko Nomor 1 Tahun 2026 yang mulai berlaku pada 13 Januari 2026.
Apa Itu KUR BRI 2026 dan Siapa yang Bisa Mengajukan?

Kredit Usaha Rakyat atau KUR adalah fasilitas pembiayaan untuk debitur individu, badan usaha, atau kelompok usaha yang memiliki kegiatan produktif dan layak. Program ini ditujukan untuk membantu pelaku usaha memperoleh akses pembiayaan yang lebih mudah dengan dukungan kebijakan pemerintah.
Di BRI, KUR dapat digunakan untuk kebutuhan modal kerja maupun investasi usaha. Sektor yang dapat dibiayai mencakup antara lain pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan, industri pengolahan, konstruksi, pariwisata, jasa, dan perdagangan.
Siapa yang menjadi calon debitur?
Secara umum, KUR ditujukan kepada pelaku usaha produktif yang memenuhi ketentuan penyaluran. BRI mencantumkan kriteria seperti usaha yang produktif dan layak, telah berjalan sekurang-kurangnya enam bulan, serta memenuhi persyaratan administrasi yang berlaku.
Persyaratan dapat berbeda berdasarkan jenis KUR, plafon, sektor usaha, dan kebijakan penyalur. Karena itu, memenuhi satu persyaratan belum otomatis berarti pengajuan pasti disetujui.
Catatan: KUR bukan pinjaman konsumtif untuk kebutuhan pribadi. Dana KUR diperuntukkan bagi kegiatan usaha yang memenuhi ketentuan program.
Syarat Mengajukan KUR BRI 2026
Syarat KUR BRI 2026 perlu diperhatikan sebelum menyiapkan formulir atau mendatangi unit kerja BRI. Kesalahan paling umum adalah calon pemohon hanya menyiapkan KTP tanpa memastikan status usaha dan dokumen pendukungnya.
BRI saat ini mencantumkan beberapa kriteria umum calon debitur KUR, termasuk memiliki usaha produktif dan layak, usaha telah berjalan minimal enam bulan, memiliki NIB dan NPWP sesuai ketentuan, serta tidak memiliki catatan negatif pada SLIK.
Syarat yang perlu diperiksa
Berikut checklist awal yang dapat digunakan:
- Memiliki usaha produktif dan layak.
- Usaha telah berjalan minimal enam bulan sesuai ketentuan produk.
- Memiliki NIK dan identitas yang sah.
- Memiliki legalitas usaha yang diperlukan.
- Memiliki NIB sesuai ketentuan.
- Memiliki NPWP apabila dipersyaratkan.
- Memenuhi ketentuan terkait kredit atau pembiayaan lain.
- Tidak mempunyai catatan kredit bermasalah yang menjadi penghalang pengajuan.
- Memenuhi ketentuan khusus berdasarkan jenis KUR.
BRI juga menjelaskan bahwa KUR Mikro dan KUR Kecil memiliki persyaratan terkait lama usaha dan legalitas. Persyaratan administrasinya dapat mencakup KTP, KK, serta dokumen izin usaha.
Karena kebijakan KUR dapat diperbarui, calon pemohon sebaiknya memastikan persyaratan terakhir langsung kepada petugas BRI sebelum menyerahkan dokumen.
Dokumen yang Perlu Disiapkan Sebelum Mengajukan KUR BRI
Dokumen merupakan bagian penting dalam proses pengajuan karena digunakan untuk memverifikasi identitas dan kegiatan usaha. Setidaknya, siapkan dokumen yang berkaitan dengan identitas pribadi dan legalitas usaha. Untuk jenis dan plafon tertentu, BRI dapat meminta dokumen tambahan sesuai ketentuan yang berlaku.
Checklist dokumen
Beberapa dokumen yang sebaiknya disiapkan adalah:
| Dokumen | Kegunaan |
|---|---|
| KTP | Verifikasi identitas pemohon |
| KK | Data keluarga dan administrasi |
| NIB | Identitas/legalitas kegiatan usaha |
| NPWP | Administrasi perpajakan sesuai ketentuan |
| Dokumen izin usaha | Mendukung legalitas usaha |
| Bukti aktivitas usaha | Membantu verifikasi kegiatan usaha |
| Dokumen tambahan | Mengikuti permintaan petugas dan jenis KUR |
Pastikan nama, NIK, alamat, serta data usaha konsisten pada setiap dokumen. Perbedaan data dapat membuat proses verifikasi membutuhkan penjelasan atau dokumen tambahan.
Untuk dokumen digital, gunakan hasil pemindaian atau foto yang jelas. Hindari mengunggah dokumen ke situs yang tidak diketahui pengelolanya hanya karena menawarkan proses KUR cepat.
Jenis KUR BRI 2026 yang Tersedia
BRI menyediakan beberapa kategori KUR dengan batas pembiayaan berbeda. Informasi produk BRI 2026 mencantumkan KUR Super Mikro, KUR Mikro, dan KUR Kecil.
| Jenis KUR | Plafon yang tercantum BRI | Gambaran umum |
|---|---|---|
| KUR Super Mikro | Hingga Rp10 juta | Untuk pembiayaan usaha dengan kebutuhan plafon kecil |
| KUR Mikro | Di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta | Untuk usaha mikro dengan kebutuhan modal lebih besar |
| KUR Kecil | Di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta | Untuk kebutuhan pembiayaan usaha yang lebih besar |
BRI mencantumkan KUR Super Mikro dengan bunga 3% efektif per tahun. Untuk KUR Mikro dan KUR Kecil, BRI mencantumkan bunga mulai dari 6% efektif per tahun, dengan ketentuan yang dapat berbeda berdasarkan sektor dan kebijakan KUR.
Pemerintah melalui kebijakan KUR 2026 juga menetapkan suku bunga KUR Super Mikro sebesar 3% efektif per tahun. Untuk KUR Mikro dan KUR Kecil pada sektor produksi serta perdagangan berorientasi ekspor, pemerintah mempertahankan tingkat 6% efektif per tahun sesuai pedoman 2026.
Jangan menentukan jenis KUR hanya berdasarkan plafon terbesar. Jumlah pembiayaan perlu disesuaikan dengan kebutuhan usaha dan kemampuan membayar kembali sesuai perjanjian kredit.
Cara Membuat Akun untuk Pengajuan KUR BRI Online
Bagian ini perlu diluruskan agar tidak menyesatkan pembaca. BRI tidak menyatakan bahwa calon debitur dapat membuat akun khusus untuk kemudian menyelesaikan seluruh pengajuan KUR secara online.
Pada Mei 2026, BRI justru memberikan peringatan bahwa pengajuan KUR tidak diproses melalui tautan online tidak resmi, akun pribadi, atau media sosial. Pengajuan dilakukan melalui unit kerja dan petugas BRI resmi.
Dengan demikian, apabila Anda menemukan situs yang meminta pembuatan akun untuk KUR BRI online lalu menjanjikan persetujuan atau pencairan tanpa proses resmi, jangan langsung memasukkan data.
Apa yang bisa dilakukan secara digital?
Calon pemohon tetap dapat memanfaatkan perangkat digital untuk:
- Membaca informasi produk KUR dari situs resmi BRI.
- Mempersiapkan dokumen dalam bentuk digital.
- Mencatat data usaha yang diperlukan.
- Memeriksa informasi terbaru mengenai persyaratan.
- Menghubungi kanal resmi BRI untuk memastikan prosedur.
- Menyiapkan pertanyaan sebelum mendatangi unit kerja.
Jadi, digitalisasi dapat membantu tahap persiapan, tetapi bukan berarti seluruh proses pengajuan KUR BRI 2026 dilakukan melalui formulir online publik.
Cara Mengajukan KUR BRI 2026 Secara Online
Jika yang dimaksud adalah mengajukan KUR sepenuhnya dari website atau aplikasi, informasi resmi BRI 2026 menunjukkan bahwa mekanisme tersebut bukan prosedur pengajuan KUR yang berlaku.
BRI secara tegas menyebut seluruh proses pengajuan KUR dilakukan melalui petugas resmi dan diproses melalui unit kerja BRI. Masyarakat dapat mengakses pengajuan melalui kantor cabang, kantor cabang pembantu, BRI Unit, Teras BRI, AgenBRILink, atau tenaga pemasar resmi.
Alur yang aman
Daripada mengikuti tautan dari WhatsApp atau media sosial, gunakan alur berikut:
- Periksa informasi KUR melalui kanal resmi BRI.
- Tentukan jenis dan kebutuhan pembiayaan usaha.
- Siapkan KTP, KK, legalitas usaha, dan dokumen lain yang diperlukan.
- Hubungi atau datangi unit kerja BRI resmi.
- Sampaikan kebutuhan pengajuan KUR kepada petugas.
- Lengkapi formulir dan dokumen sesuai instruksi petugas.
- Ikuti proses verifikasi dan penilaian usaha.
- Tunggu keputusan kredit dari BRI.
Proses ini penting karena pengajuan KUR melibatkan pemeriksaan kelayakan, bukan sekadar pengisian formulir. BRI juga menegaskan bahwa pengajuan KUR tidak dipungut biaya di awal. Karena itu, permintaan transfer uang kepada rekening pribadi dengan alasan biaya admin agar KUR cepat cair perlu diperlakukan sebagai tanda bahaya.
Cara Mengisi Data Pengajuan KUR BRI
Ketika pengajuan diproses melalui petugas resmi, calon debitur akan diminta memberikan data yang berkaitan dengan identitas dan kegiatan usaha.
Informasi yang diberikan harus menggambarkan kondisi sebenarnya. Jangan menaikkan angka omzet, mengubah lama usaha, atau mencantumkan kegiatan usaha yang tidak dilakukan hanya agar terlihat memenuhi syarat.
Data usaha yang perlu dipahami
Petugas dapat memerlukan informasi seperti:
- Nama usaha.
- Jenis usaha.
- Lokasi usaha.
- Lama menjalankan usaha.
- Perkiraan omzet.
- Kebutuhan modal.
- Tujuan penggunaan dana.
- Informasi aset atau kegiatan usaha.
- Data identitas pemohon.
- Informasi pembiayaan lain yang dimiliki.
Tujuan pengumpulan data tersebut adalah membantu proses analisis kredit dan memastikan pembiayaan sesuai dengan profil usaha.
Tips: sebelum mengajukan, catat pemasukan dan pengeluaran usaha secara rutin. Pembukuan sederhana dapat membantu Anda menjelaskan kondisi usaha dengan lebih terstruktur.
Cara Mengunggah Dokumen Persyaratan KUR BRI
Karena BRI tidak menyatakan pengajuan KUR dilakukan sepenuhnya melalui formulir online publik, jangan menganggap setiap halaman upload dokumen yang mengatasnamakan BRI sebagai layanan resmi.
Apabila petugas BRI memberikan instruksi terkait dokumen digital melalui kanal resmi, periksa alamat situs, identitas petugas, dan konteks permintaannya sebelum mengirimkan dokumen.
Periksa dokumen sebelum dikirim
Pastikan:
- Foto KTP tidak buram.
- Semua sudut dokumen terlihat.
- Nama dan NIK dapat dibaca.
- Dokumen belum kedaluwarsa jika memiliki masa berlaku.
- File tidak rusak.
- Data sesuai dengan dokumen lainnya.
Jangan pernah memberikan PIN, password, OTP, atau kredensial rekening kepada pihak yang mengaku membantu pengajuan KUR. BRI secara khusus mengingatkan masyarakat untuk tidak membagikan informasi rahasia tersebut.
Cara Menghitung Estimasi Angsuran KUR BRI
Estimasi angsuran membantu calon debitur memahami besarnya kewajiban pembayaran sebelum mengambil pembiayaan. Namun, angka simulasi bukan berarti jumlah angsuran yang pasti. Nilai final dapat bergantung pada plafon, tenor, skema bunga, jenis KUR, sektor usaha, dan keputusan kredit.
Contoh perhitungan sederhana
Misalnya secara ilustrasi terdapat pembiayaan Rp10 juta dengan tingkat 6% efektif per tahun dan tenor 12 bulan. Perhitungan angsuran efektif menggunakan struktur pembayaran yang memperhitungkan saldo pokok yang menurun.
Untuk gambaran kasar, bunga tahun pertama tidak cukup dihitung hanya dengan mengalikan Rp10 juta × 6% lalu membaginya tanpa memperhatikan penurunan pokok. Karena itu, hasil simulasi bank dapat berbeda dari hitungan sederhana.
Hal yang perlu diperhatikan
Sebelum menyetujui kredit, tanyakan kepada petugas:
- Jumlah plafon yang disetujui.
- Tenor.
- Angsuran per periode.
- Suku bunga atau margin yang berlaku.
- Biaya yang dikenakan.
- Ketentuan pelunasan.
- Ketentuan keterlambatan pembayaran.
- Ketentuan lainnya dalam perjanjian kredit.
BRI mencantumkan beberapa produk KUR tanpa biaya administrasi dan provisi pada informasi produknya, tetapi ketentuan dapat berbeda menurut skema dan kebijakan yang berlaku. Karena itu, rincian final harus dikonfirmasi sebelum akad.
Cara Mengecek Status Pengajuan KUR BRI Online
Karena pengajuan KUR BRI tidak dilakukan sepenuhnya melalui platform online publik, jangan memasukkan nomor identitas atau data rekening ke situs pihak ketiga yang mengklaim menyediakan fitur cek status KUR.
Jika ingin mengetahui perkembangan pengajuan, gunakan kanal resmi BRI atau tanyakan langsung kepada petugas yang menangani pengajuan. BRI menyebut Contact BRI di nomor 14017 atau 1500017 sebagai salah satu kanal informasi resmi.
Informasi yang sebaiknya disiapkan
Saat menanyakan status, siapkan:
- Nama pemohon.
- Nomor identitas sesuai kebutuhan verifikasi.
- Informasi unit kerja tempat pengajuan.
- Waktu pengajuan.
- Informasi usaha.
Jangan mengirim foto KTP, nomor rekening, OTP, atau password melalui akun media sosial pribadi yang mengaku sebagai petugas BRI.
Tahapan Verifikasi dan Survei KUR BRI
Pengajuan KUR tidak berhenti setelah dokumen diserahkan. BRI perlu menilai kelayakan calon debitur dan kegiatan usaha berdasarkan ketentuan penyaluran.
Verifikasi dapat mencakup pemeriksaan identitas, dokumen, informasi kredit, dan kondisi usaha. Penilaian tersebut membantu bank menentukan apakah pengajuan memenuhi persyaratan.
Mengapa survei dilakukan?
Survei dapat membantu petugas memahami kondisi usaha secara langsung. Informasi seperti lokasi usaha, aktivitas operasional, jenis barang yang dijual, dan kapasitas usaha dapat menjadi bagian dari proses penilaian.
Karena itu, calon pemohon sebaiknya memberikan informasi yang jujur dan konsisten. Jangan mengubah lokasi usaha atau menyiapkan kondisi usaha secara artifisial hanya untuk keperluan survei.
Pemeriksaan SLIK juga menjadi bagian penting dalam penilaian kredit. BRI mencantumkan tidak adanya catatan negatif pada SLIK sebagai salah satu kriteria umum debitur KUR.
Apa yang Dilakukan Setelah Pengajuan KUR Disetujui?
Persetujuan kredit belum berarti dana langsung boleh digunakan tanpa memperhatikan dokumen perjanjian. Setelah pengajuan disetujui, calon debitur perlu memahami rincian fasilitas sebelum menyelesaikan proses akad.
Periksa kembali sebelum akad
Beberapa informasi yang perlu diperhatikan meliputi:
- Nama debitur.
- Jumlah plafon.
- Tujuan penggunaan pembiayaan.
- Tenor.
- Angsuran.
- Tingkat bunga.
- Jadwal pembayaran.
- Ketentuan lain dalam perjanjian.
Jangan menandatangani dokumen yang belum dipahami. Jika terdapat angka atau ketentuan yang berbeda dari penjelasan sebelumnya, tanyakan kepada petugas BRI sebelum melanjutkan.
Setelah proses akad dan pencairan selesai sesuai ketentuan, dana digunakan untuk tujuan usaha yang telah diajukan. Penggunaan dana secara disiplin juga membantu menjaga kesehatan arus kas usaha.
Penyebab Pengajuan KUR BRI Tidak Disetujui
Tidak ada satu alasan tunggal yang selalu menyebabkan pengajuan KUR ditolak. Keputusan kredit bergantung pada hasil penilaian dan ketentuan yang diterapkan terhadap pengajuan tersebut.
Beberapa hal yang dapat menjadi kendala antara lain:
- Usaha belum memenuhi lama operasional yang dipersyaratkan.
- Legalitas usaha belum lengkap.
- Data yang diberikan tidak konsisten.
- Kondisi usaha belum dianggap memenuhi kriteria kelayakan.
- Terdapat masalah dalam riwayat kredit atau SLIK.
- Dokumen pendukung tidak sesuai.
- Penggunaan dana tidak sesuai tujuan KUR.
- Kemampuan pembayaran tidak sesuai dengan fasilitas yang dimohon.
BRI mencantumkan usaha produktif dan layak, lama usaha minimal enam bulan, legalitas tertentu, serta kondisi SLIK sebagai bagian dari kriteria umum KUR.
Jika pengajuan tidak disetujui, jangan langsung menganggap masalahnya hanya karena kurang dokumen. Tanyakan kepada petugas bagian mana yang belum memenuhi ketentuan dan dokumen apa yang perlu diperbaiki.
Tips Agar Pengajuan KUR BRI Berjalan Lancar
Persiapan yang rapi dapat mengurangi bolak-balik ketika proses pengajuan berlangsung. Fokus utama bukan mencari cara agar lolos, melainkan memastikan informasi yang diberikan benar, lengkap, dan mudah diverifikasi.
Sebelum mengajukan
Gunakan checklist berikut:
-
KTP tersedia dan datanya benar.
-
KK tersedia.
-
Legalitas usaha sudah disiapkan.
-
NIB tersedia sesuai kebutuhan.
-
NPWP tersedia jika dipersyaratkan.
-
Usaha sudah berjalan sesuai ketentuan.
-
Catatan pemasukan dan pengeluaran tersedia.
-
Tujuan penggunaan dana sudah jelas.
-
Informasi kredit lain sudah diketahui.
-
Nomor telepon aktif.
Selain itu, hindari mengajukan plafon hanya karena batas maksimal terlihat besar. Kebutuhan modal harus dihitung berdasarkan kebutuhan usaha dan kemampuan pembayaran.
Cara Memastikan Pengajuan KUR BRI Aman dari Penipuan
Bagian ini sangat penting karena BRI pada 2026 secara khusus mengingatkan masyarakat mengenai modus penipuan yang menawarkan KUR melalui pesan singkat, tautan digital, dan media sosial.
Ciri yang perlu diwaspadai
Berhati-hatilah jika seseorang:
- Menjanjikan KUR pasti disetujui.
- Meminta transfer biaya pencairan ke rekening pribadi.
- Meminta OTP.
- Meminta PIN atau password.
- Mengirim tautan mencurigakan.
- Mengaku petugas BRI tetapi menggunakan akun pribadi tanpa verifikasi.
- Menawarkan pencairan tanpa proses resmi.
- Meminta pembayaran sebelum proses pengajuan.
BRI menegaskan bahwa pengajuan KUR tidak dipungut biaya apa pun di awal. BRI juga mengingatkan agar masyarakat tidak memberikan PIN, password, OTP, atau data rahasia perbankan kepada pihak lain.
Gunakan kanal resmi
Informasi KUR sebaiknya diperoleh melalui situs resmi BRI, unit kerja BRI, petugas resmi, atau Contact BRI. BRI menyebut nomor 14017/1500017 sebagai kanal kontak resmi. Jika menerima pesan yang mengatasnamakan BRI, jangan langsung membuka tautannya. Verifikasi terlebih dahulu melalui kanal resmi.
FAQ Seputar Cara Mengajukan KUR BRI 2026 Secara Online
Apakah KUR BRI 2026 bisa diajukan sepenuhnya secara online?
Berdasarkan informasi resmi BRI yang dipublikasikan pada 2026, pengajuan KUR tidak diproses sepenuhnya secara online melalui tautan atau formulir tidak resmi. Proses pengajuan dilakukan melalui unit kerja dan petugas resmi BRI.
Apakah pengajuan KUR BRI dikenakan biaya di awal?
BRI menyatakan pengajuan KUR tidak dipungut biaya apa pun di awal. Jika seseorang meminta transfer biaya agar pengajuan diproses atau dipercepat, lakukan verifikasi melalui kanal resmi BRI.
Berapa plafon KUR BRI 2026?
Informasi BRI mencantumkan KUR Super Mikro hingga Rp10 juta, KUR Mikro di atas Rp10 juta hingga Rp100 juta, dan KUR Kecil di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta.
Berapa lama usaha harus berjalan untuk mengajukan KUR?
BRI mencantumkan usaha minimal telah berjalan enam bulan sebagai salah satu kriteria umum KUR. Namun, persyaratan dapat berbeda berdasarkan jenis KUR dan ketentuan yang berlaku.
Apakah KUR BRI membutuhkan NIB?
NIB termasuk legalitas usaha yang dicantumkan BRI dalam kriteria umum KUR 2026. Kebutuhan dokumen tetap perlu disesuaikan dengan jenis usaha dan produk yang diajukan.
Apakah KUR BRI bisa digunakan untuk modal kerja?
Bisa. BRI menjelaskan KUR dapat digunakan untuk pembiayaan modal kerja dan investasi usaha.
Apakah KUR BRI membutuhkan survei?
Proses pengajuan KUR melibatkan penilaian kelayakan oleh penyalur. Bentuk dan tahapan verifikasi dapat bergantung pada pengajuan serta ketentuan yang diterapkan BRI.
Apakah SLIK memengaruhi pengajuan KUR?
Riwayat dalam SLIK menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam kriteria KUR. BRI mencantumkan tidak memiliki catatan negatif pada SLIK sebagai salah satu kriteria umum calon debitur.
Apakah KUR BRI tersedia melalui BRImo?
Informasi resmi BRI mengenai KUR 2026 tidak menyatakan bahwa seluruh proses pengajuan KUR dilakukan melalui BRImo. BRI justru menegaskan bahwa proses pengajuan KUR dilakukan melalui petugas dan unit kerja resmi.
Bagaimana cara memastikan informasi KUR yang diterima benar?
Gunakan informasi dari situs resmi BRI, kantor atau unit BRI, petugas resmi, serta Contact BRI. Jangan memberikan OTP, PIN, password, atau data perbankan rahasia kepada pihak yang mengaku membantu pengajuan.
Kesimpulan
Cara mengajukan KUR BRI 2026 secara online perlu dipahami dengan konteks yang tepat. Per 2026, BRI menegaskan bahwa pengajuan KUR tidak diproses sepenuhnya secara online melalui tautan atau akun pribadi, melainkan melalui petugas dan unit kerja resmi BRI.
Calon debitur dapat memanfaatkan internet untuk mempelajari jenis KUR, memeriksa persyaratan, menyiapkan dokumen, dan memahami perkiraan kewajiban pembayaran sebelum mengajukan melalui kanal resmi. KUR BRI 2026 mencakup Super Mikro, Mikro, dan Kecil dengan plafon serta ketentuan yang berbeda.
Hal yang tidak kalah penting adalah keamanan. BRI menyatakan tidak memungut biaya pengajuan di awal dan mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan OTP, PIN, password, atau data rahasia kepada pihak yang tidak berwenang.
Dengan memahami prosedur resmi sejak awal, calon pemohon dapat menghindari tautan palsu sekaligus menyiapkan dokumen dan informasi usaha secara lebih teratur sebelum berkomunikasi dengan petugas BRI.