Pendidikan

Cara Mengetahui Status Akreditasi Jurusan Kuliah & Cara Mengeceknya Secara Online

Cara Mengetahui Status Akreditasi Jurusan Kuliah & Cara Mengeceknya Secara Online

Cara mengetahui status akreditasi jurusan kuliah sebenarnya cukup mudah jika menggunakan sumber resmi yang tepat. Mahasiswa atau calon mahasiswa dapat mengecek nama program studi, peringkat akreditasi, nomor SK, hingga masa berlaku melalui laman resmi lembaga akreditasi yang menangani program studi tersebut.

Informasi ini penting ketika memilih jurusan, mendaftar kuliah, mengurus beasiswa, mengikuti seleksi pekerjaan, atau memenuhi persyaratan administrasi tertentu. Jangan hanya mengandalkan informasi dari brosur kampus karena status akreditasi dapat berubah setelah masa berlaku suatu keputusan berakhir.

Secara umum, pengecekan perlu dilakukan berdasarkan program studi, bukan hanya nama universitas. Satu perguruan tinggi dapat mempunyai beberapa jurusan dengan status dan peringkat akreditasi yang berbeda.

Apa Itu Status Akreditasi Jurusan Kuliah?

Status akreditasi jurusan kuliah adalah hasil penilaian terhadap kualitas dan kelayakan sebuah program studi berdasarkan standar pendidikan tinggi yang berlaku.

Dalam praktiknya, istilah akreditasi jurusan lebih tepat disebut akreditasi program studi (prodi). Program studi merupakan unit akademik yang menyelenggarakan pendidikan dalam bidang tertentu, misalnya S1 Informatika, S1 Manajemen, atau S1 Pendidikan Bahasa Indonesia.

Hasil akreditasi dapat memuat status dan peringkat tertentu sesuai sistem akreditasi yang digunakan. Pada sistem sebelumnya, misalnya, program studi dengan status terakreditasi dapat memiliki peringkat seperti Unggul, Baik Sekali, atau Baik.

Karena sistem dan regulasi akreditasi terus berkembang, pengguna sebaiknya melihat hasil akreditasi terbaru pada laman resmi lembaga yang berwenang. Jangan menyimpulkan status hanya berdasarkan informasi lama yang ditemukan melalui pencarian internet.

Akreditasi jurusan berbeda dengan akreditasi perguruan tinggi

Ini merupakan salah satu hal yang sering membingungkan calon mahasiswa. Akreditasi perguruan tinggi menilai institusi secara keseluruhan, sedangkan akreditasi program studi berkaitan dengan program studi tertentu.

Sebagai contoh, sebuah universitas dapat mempunyai akreditasi institusi tertentu, tetapi program studi Informatika, Manajemen, dan Teknik Sipil di universitas tersebut dapat memiliki hasil akreditasi yang berbeda. Jadi, ketika ingin mengetahui akreditasi jurusan kuliah, pastikan nama program studi dan jenjang pendidikannya sudah sesuai.

Mengapa Status Akreditasi Jurusan Penting untuk Mahasiswa?

Status akreditasi dapat menjadi salah satu informasi penting ketika mahasiswa memilih program studi. Bagi calon mahasiswa, data tersebut membantu memberikan gambaran mengenai status penjaminan mutu program studi. Sementara bagi mahasiswa aktif atau lulusan, informasi akreditasi dapat dibutuhkan dalam keperluan administrasi tertentu.

Beberapa kondisi yang membuat mahasiswa perlu mengetahui status akreditasi antara lain:

  • Memilih jurusan sebelum mendaftar kuliah.
  • Membandingkan beberapa program studi.
  • Mengurus beasiswa.
  • Mengikuti seleksi pekerjaan tertentu.
  • Mengikuti seleksi pendidikan lanjutan.
  • Memenuhi persyaratan administrasi.
  • Menyiapkan dokumen untuk keperluan institusi.
  • Memastikan status program studi pada tahun tertentu.

Jangan hanya melihat peringkat

Peringkat akreditasi memang penting, tetapi sebaiknya tidak menjadi satu-satunya pertimbangan ketika memilih jurusan. Calon mahasiswa juga perlu melihat kurikulum, fasilitas, biaya kuliah, lokasi kampus, kompetensi dosen, kegiatan akademik, dan prospek bidang yang ingin dipelajari.

Akreditasi lebih tepat digunakan sebagai salah satu informasi untuk memahami kondisi program studi, bukan sebagai satu-satunya ukuran dalam menentukan pilihan kuliah.

Cara Mengetahui Status Akreditasi Jurusan Kuliah

Cara paling aman adalah menggunakan sumber resmi lembaga akreditasi dan mencocokkan data program studi secara lengkap.

Langkah umumnya sebagai berikut:

  1. Catat nama lengkap perguruan tinggi.
  2. Catat nama program studi.
  3. Pastikan jenjangnya, misalnya D3, D4, S1, S2, atau S3.
  4. Tentukan lembaga akreditasi yang menangani program studi tersebut.
  5. Buka laman resmi lembaga akreditasi.
  6. Gunakan menu pencarian atau daftar hasil akreditasi.
  7. Cari nama perguruan tinggi dan program studi.
  8. Periksa peringkat atau status akreditasi.
  9. Catat nomor SK dan tanggal keputusan.
  10. Periksa tanggal berakhirnya masa berlaku.

Langkah terakhir sangat penting. Menemukan sebuah program studi di database saja belum cukup karena pengguna juga perlu memastikan apakah keputusan tersebut masih berlaku.

Data yang sebaiknya dicatat

Ketika menemukan hasil pencarian, simpan setidaknya informasi berikut:

Informasi Kegunaan
Nama perguruan tinggi Memastikan institusi yang benar
Nama program studi Memastikan jurusan yang dicari
Jenjang Membedakan S1, S2, D3, dan lainnya
Status/peringkat Mengetahui hasil akreditasi
Nomor SK Referensi keputusan akreditasi
Tanggal SK Mengetahui kapan keputusan ditetapkan
Masa berlaku Memastikan status masih berlaku

Jika informasi tersebut akan digunakan untuk keperluan resmi, sebaiknya simpan atau unduh dokumen keputusan apabila tersedia.

Cara Mengecek Akreditasi Jurusan melalui BAN-PT

BAN-PT atau Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi merupakan lembaga yang mempunyai peran dalam sistem akreditasi pendidikan tinggi nasional.

Namun, penting memahami bahwa akreditasi program studi tidak selalu hanya ditangani BAN-PT. Sebagian program studi berada dalam cakupan Lembaga Akreditasi Mandiri sesuai bidang atau rumpun keilmuannya.

Peraturan BAN-PT mengenai mekanisme akreditasi dan perpanjangan status juga menunjukkan pembagian kewenangan antara BAN-PT dan LAM sesuai cakupan masing-masing.

Langkah pengecekan

Saat menggunakan layanan atau database resmi BAN-PT, siapkan informasi program studi secara lengkap.

1. Buka laman resmi BAN-PT

Gunakan situs resmi BAN-PT, bukan situs pihak ketiga yang hanya menyalin data akreditasi.

2. Cari bagian informasi akreditasi

Gunakan fitur atau direktori yang disediakan untuk menemukan data akreditasi perguruan tinggi atau program studi.

3. Masukkan nama perguruan tinggi

Tuliskan nama resmi kampus. Hindari menggunakan singkatan jika hasil pencarian tidak muncul.

4. Masukkan nama program studi

Pastikan nama prodi sesuai dengan nama resmi yang digunakan dalam database.

5. Periksa jenjang pendidikan

Perhatikan apakah hasil tersebut merupakan S1, S2, S3, D3, D4, atau jenjang lainnya.

6. Cocokkan nomor SK

Jika hasil pencarian menampilkan nomor SK, cocokkan dengan dokumen atau informasi yang diberikan perguruan tinggi.

7. Periksa masa berlaku

Jangan berhenti setelah menemukan peringkat. Pastikan tanggal berlaku keputusan masih relevan.

Mengapa pencarian bisa tidak menemukan data?

Ada beberapa alasan data tidak langsung muncul. Pertama, nama program studi yang dimasukkan mungkin berbeda dengan nama resmi di database. Kedua, program studi dapat berada dalam cakupan LAM sehingga pengguna perlu mengeceknya melalui lembaga akreditasi mandiri terkait.

Selain itu, perubahan nama program studi atau perubahan mekanisme akreditasi dapat membuat pencarian menggunakan istilah lama menjadi kurang efektif. Karena itu, gunakan nama resmi prodi dan periksa informasi akreditasi melalui sumber yang paling relevan.

Cara Mengecek Akreditasi Jurusan melalui Lembaga Akreditasi Mandiri

Lembaga Akreditasi Mandiri atau LAM merupakan lembaga yang menangani akreditasi program studi berdasarkan cakupan bidang tertentu.

Karena program studi memiliki rumpun keilmuan yang berbeda, pengguna perlu mengetahui apakah jurusan yang dicari termasuk dalam cakupan LAM tertentu.

Contohnya, LAMDIK menyediakan layanan pengecekan program studi yang berada dalam lingkup kependidikan. Pada situs resminya, pengguna dapat mencari berdasarkan nama perguruan tinggi dan nama program studi.

LAMDIK juga menyediakan halaman hasil akreditasi yang menampilkan nama perguruan tinggi, program studi, jenjang, peringkat, nomor SK, tanggal SK, dan tanggal kedaluwarsa.

Contoh cara mengecek melalui LAMDIK

Jika program studi termasuk bidang yang menjadi cakupan LAMDIK, langkahnya dapat dilakukan seperti berikut:

1. Buka situs resmi LAMDIK

Pastikan alamat situs merupakan situs resmi lembaga akreditasi.

2. Gunakan menu Cek Akreditasi Program Studi

LAMDIK menyediakan fitur pencarian berdasarkan nama universitas dan nama program studi.

3. Masukkan nama perguruan tinggi

Tuliskan nama kampus yang ingin diperiksa.

4. Masukkan nama program studi

Gunakan nama prodi secara lengkap agar hasil lebih mudah ditemukan.

5. Periksa hasil

Perhatikan jenjang, peringkat, nomor SK, tanggal SK, dan tanggal kedaluwarsa.

6. Cocokkan informasi

Pastikan seluruh data sesuai dengan kampus dan program studi yang sedang dicari. LAMDIK saat ini juga menampilkan hasil akreditasi dengan berbagai status atau peringkat dalam database resminya.

Bagaimana mengetahui LAM yang menangani suatu jurusan?

Tidak semua jurusan berada di bawah LAM yang sama. Cakupan LAM ditentukan berdasarkan bidang atau rumpun ilmu. LAMDIK, misalnya, mempunyai daftar program studi yang menjadi cakupan akreditasinya.

Jika jurusan tidak ditemukan di LAM tertentu, jangan langsung menyimpulkan bahwa jurusan tersebut belum terakreditasi. Periksa cakupan lembaga lain atau sumber resmi BAN-PT.

Cara Memastikan Masa Berlaku dan Nomor SK Akreditasi Jurusan

Mengetahui peringkat akreditasi saja belum cukup. Untuk kebutuhan administrasi, nomor SK dan masa berlaku sering menjadi informasi yang lebih penting.

Nomor SK merupakan identitas keputusan yang menetapkan hasil akreditasi program studi. Sementara tanggal kedaluwarsa membantu menunjukkan sampai kapan keputusan tersebut berlaku.

Cara membaca informasi akreditasi

Misalnya hasil pencarian menampilkan:

Data Contoh
Program Studi Pendidikan Matematika
Jenjang S1
Peringkat Unggul
Nomor SK 1234/SK/LAM/...
Tanggal SK 1 September 2026
Tanggal kedaluwarsa 31 Agustus 2031

Artinya, pengguna dapat menggunakan nomor SK tersebut sebagai referensi untuk mencocokkan dokumen keputusan. Perlu diperhatikan bahwa masa berlaku dapat mengikuti mekanisme dan regulasi yang berlaku.

Dalam aturan BAN-PT tahun 2025 mengenai perpanjangan status terakreditasi, program studi yang memenuhi ketentuan dapat memperoleh perpanjangan status terakreditasi selama lima tahun.

Apa yang dilakukan jika masa berlaku sudah lewat?

Jangan langsung menganggap program studi tersebut tidak terakreditasi. Periksa apakah sudah terdapat keputusan terbaru, perpanjangan status, atau hasil akreditasi baru dari lembaga yang berwenang.

Hal ini penting karena database dapat diperbarui seiring diterbitkannya keputusan baru. Untuk kebutuhan resmi, gunakan informasi terbaru dari lembaga akreditasi, bukan hasil pencarian lama dari situs lain.

Checklist sebelum menggunakan data akreditasi

Sebelum mencantumkan akreditasi dalam dokumen, periksa:

  • Nama perguruan tinggi benar.

  • Nama program studi benar.

  • Jenjang pendidikan sesuai.

  • Status atau peringkat sesuai.

  • Nomor SK tercatat.

  • Tanggal SK sesuai.

  • Masa berlaku belum berakhir atau sudah terdapat keputusan terbaru.

  • Sumber berasal dari lembaga resmi.

Jika semua sudah cocok, informasi tersebut jauh lebih aman digunakan untuk kebutuhan administrasi.

FAQ Seputar Cara Mengetahui Status Akreditasi Jurusan Kuliah

Bagaimana cara mengetahui status akreditasi jurusan kuliah?

Cari nama program studi melalui database resmi BAN-PT atau Lembaga Akreditasi Mandiri yang sesuai dengan bidang program studi. Cocokkan nama kampus, prodi, jenjang, peringkat, nomor SK, dan masa berlakunya.

Apakah akreditasi universitas sama dengan akreditasi jurusan?

Tidak. Akreditasi perguruan tinggi berkaitan dengan institusi, sedangkan akreditasi program studi berkaitan dengan jurusan atau prodi tertentu. Keduanya perlu dibedakan ketika melakukan pengecekan.

Apakah semua jurusan dicek melalui BAN-PT?

Tidak selalu. Sebagian program studi berada dalam cakupan Lembaga Akreditasi Mandiri sesuai rumpun keilmuannya. Karena itu, jika prodi tidak ditemukan di satu sumber, periksa lembaga akreditasi yang sesuai.

Bagaimana cara mengetahui nomor SK akreditasi jurusan?

Nomor SK biasanya tercantum pada hasil akreditasi atau dokumen keputusan resmi. Cocokkan nomor tersebut dengan nama perguruan tinggi, program studi, jenjang, dan tanggal keputusan.

Bagaimana cara mengetahui masa berlaku akreditasi jurusan?

Lihat kolom tanggal kedaluwarsa atau masa berlaku pada hasil akreditasi resmi. LAMDIK, misalnya, menampilkan nomor SK, tanggal SK, dan tanggal kadaluarsa pada daftar hasil akreditasinya.

Mengapa jurusan tidak muncul saat dicari?

Kemungkinan nama yang dimasukkan tidak sesuai, terdapat perubahan nama program studi, atau prodi tersebut berada dalam cakupan lembaga akreditasi lain. Coba gunakan nama resmi prodi dan cek sumber akreditasi yang sesuai.

Apakah status akreditasi bisa berubah?

Bisa. Program studi dapat menjalani proses akreditasi atau perpanjangan sehingga hasil dan masa berlaku dapat berubah. Karena itu, gunakan data terbaru ketika informasi tersebut dibutuhkan untuk keperluan resmi.

Apakah informasi akreditasi dari website kampus bisa digunakan?

Website kampus dapat menjadi referensi awal, tetapi untuk memastikan status terbaru sebaiknya cocokkan dengan sumber resmi lembaga akreditasi. Hal ini membantu menghindari penggunaan informasi yang sudah tidak berlaku.

Apakah status akreditasi penting untuk mahasiswa?

Ya, informasi tersebut dapat dibutuhkan untuk berbagai keperluan akademik dan administratif. Namun, akreditasi sebaiknya tidak menjadi satu-satunya faktor ketika memilih program studi.

Apakah akreditasi program studi berlaku selamanya?

Tidak. Status akreditasi mempunyai masa berlaku sesuai keputusan dan mekanisme yang berlaku. Karena itu, tanggal keputusan dan masa berlaku perlu diperiksa ketika mengecek akreditasi.

Kesimpulan

Cara mengetahui status akreditasi jurusan kuliah paling aman dilakukan melalui sumber resmi lembaga akreditasi yang menangani program studi tersebut. Jangan hanya mencari berdasarkan nama universitas karena satu kampus dapat mempunyai beberapa program studi dengan status akreditasi berbeda.

Mulailah dengan mencatat nama lengkap kampus, program studi, dan jenjang pendidikan. Setelah menemukan hasilnya, periksa status atau peringkat, nomor SK, tanggal SK, dan masa berlaku agar informasi yang digunakan benar-benar sesuai.

Jika prodi tidak ditemukan di BAN-PT, jangan langsung menyimpulkan bahwa jurusan tersebut tidak memiliki akreditasi. Periksa Lembaga Akreditasi Mandiri yang sesuai dengan rumpun keilmuannya, lalu gunakan keputusan terbaru sebagai rujukan utama.

Dengan cara tersebut, pengecekan akreditasi menjadi lebih akurat dan dapat digunakan dengan lebih percaya diri untuk kebutuhan pendaftaran kuliah, beasiswa, pekerjaan, maupun administrasi akademik.