Pendidikan

Syarat Mengikuti SNBP dan SNBT Terbaru, Cek Ketentuan dan Dokumen yang Dibutuhkan

Syarat Mengikuti SNBP dan SNBT Terbaru, Cek Ketentuan dan Dokumen yang Dibutuhkan

SNBP dan SNBT merupakan dua jalur utama dalam Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) untuk masuk perguruan tinggi negeri. Keduanya memiliki mekanisme seleksi, persyaratan peserta, serta proses pendaftaran yang berbeda sehingga calon mahasiswa perlu memahami ketentuannya sebelum memilih jalur yang akan diikuti.

Untuk tahun 2027, ketentuan final SNBP dan SNBT belum dipublikasikan secara resmi pada laman SNPMB. Karena itu, pembahasan berikut menggunakan ketentuan resmi SNPMB 2026 sebagai acuan terbaru yang tersedia dan tidak menjadikan ketentuan tersebut sebagai aturan final untuk tahun 2027.

Apa Itu SNBP dan SNBT?

SNBP atau Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan penelusuran prestasi siswa. Dalam ketentuan SNBP 2026, seleksi menggunakan nilai rapor serta prestasi akademik dan nonakademik yang ditetapkan oleh perguruan tinggi negeri.

Sementara itu, SNBT atau Seleksi Nasional Berdasarkan Tes merupakan jalur penerimaan yang menggunakan hasil UTBK. Pada SNBT 2026, peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer dan hasil UTBK digunakan untuk proses seleksi ke PTN.

SNBP Menggunakan Prestasi

SNBP ditujukan bagi siswa yang memenuhi kriteria sebagai peserta dan dinyatakan eligible oleh sekolah. Sekolah mengisi data siswa serta nilai rapor ke PDSS sebelum siswa melakukan pendaftaran.

Seleksi SNBP tidak berarti hanya melihat satu nilai tertentu. Pada ketentuan 2026, komponen pertama berupa nilai rapor seluruh mata pelajaran memiliki bobot paling sedikit 50 persen, sedangkan komponen lainnya dapat mencakup mata pelajaran pendukung program studi, portofolio, dan prestasi dengan bobot paling banyak 50 persen. Komposisi akhirnya ditentukan masing-masing PTN.

SNBT Menggunakan UTBK

SNBT menggunakan hasil UTBK sebagai dasar seleksi. Materi UTBK 2026 terdiri atas Tes Potensi Skolastik dan literasi, termasuk Literasi Bahasa Indonesia, Literasi Bahasa Inggris, dan Penalaran Matematika.

Peserta SNBT tidak harus merupakan siswa eligible SNBP. Jalur ini juga dapat diikuti oleh lulusan tahun sebelumnya selama memenuhi batas tahun kelulusan dan persyaratan usia yang ditentukan pada tahun pelaksanaan.

Perbedaan SNBP dan SNBT

Perbedaan utama SNBP dan SNBT terletak pada mekanisme seleksinya. SNBP menggunakan penelusuran prestasi melalui data akademik dan prestasi siswa, sedangkan SNBT menggunakan hasil UTBK sebagai dasar seleksi.

Perbedaan tersebut membuat persyaratan kedua jalur tidak sepenuhnya sama. Siswa yang ingin mengikuti SNBP harus memperhatikan status eligible dan PDSS, sementara peserta SNBT perlu memenuhi persyaratan UTBK dan mengikuti ujian.

Aspek SNBP SNBT
Dasar seleksi Prestasi dan nilai rapor sesuai ketentuan Hasil UTBK
Peserta Siswa kelas terakhir yang memenuhi syarat Siswa kelas terakhir dan lulusan yang memenuhi syarat
PDSS Diperlukan Tidak menjadi dasar pendaftaran peserta
Siswa eligible Diperlukan Tidak
UTBK Tidak digunakan sebagai tes seleksi SNBP Wajib mengikuti UTBK
Portofolio Untuk prodi seni/olahraga tertentu Untuk prodi seni/olahraga tertentu
Akun SNPMB Diperlukan Diperlukan

Ketentuan pada tabel tersebut menggunakan aturan SNPMB 2026 sebagai acuan. Persyaratan tahun 2027 perlu diperiksa kembali setelah aturan resmi diterbitkan.

Syarat Mengikuti SNBP Terbaru

Berdasarkan ketentuan resmi SNBP 2026, calon peserta harus merupakan siswa kelas terakhir SMA/SMK/MA pada tahun pelaksanaan dan memiliki prestasi unggul. Siswa juga harus memiliki NISN, terdaftar di PDSS, memiliki nilai rapor yang telah diisikan ke PDSS, memiliki prestasi akademik, serta memenuhi persyaratan PTN dan program studi yang dituju.

Selain persyaratan siswa, sekolah juga harus memenuhi ketentuan tertentu agar dapat mengikuti SNBP. Sekolah harus memiliki NPSN dan mengisi data siswa eligible ke PDSS dengan lengkap serta benar.

Memiliki Akun SNPMB Siswa

Siswa yang akan mendaftar SNBP harus memiliki Akun SNPMB Siswa. Pada proses pendaftaran, akun tersebut digunakan untuk masuk ke portal dan mengakses aplikasi pendaftaran SNBP.

Akun sebaiknya dibuat dan disimpan permanen sesuai jadwal yang ditetapkan. Siswa juga perlu menggunakan email yang aktif agar dapat menerima informasi berkaitan dengan akun.

Terdaftar sebagai Siswa Eligible

Tidak semua siswa kelas terakhir otomatis dapat mengikuti SNBP. Sekolah melakukan pemeringkatan berdasarkan ketentuan yang berlaku dan kuota sekolah.

Siswa yang masuk dalam pemeringkatan atau dinyatakan eligible kemudian dapat mengikuti proses pendaftaran setelah data dan nilai yang diperlukan tersedia di PDSS.

Memenuhi Persyaratan PTN

Setiap PTN dapat menetapkan persyaratan program studi yang perlu dipenuhi peserta. Karena itu, calon peserta perlu membaca ketentuan program studi sebelum menentukan pilihan.

Untuk program studi tertentu, persyaratan dapat berkaitan dengan mata pelajaran pendukung, portofolio, atau persyaratan khusus lainnya.

Syarat Siswa untuk Mengikuti SNBP

Siswa yang mengikuti SNBP harus memenuhi persyaratan peserta yang ditetapkan pada tahun pelaksanaan. Berdasarkan aturan SNBP 2026, peserta merupakan siswa SMA/SMK/MA kelas terakhir yang memiliki prestasi unggul, memiliki NISN, terdaftar dalam PDSS, dan memiliki nilai rapor yang telah dimasukkan ke dalam PDSS.

Pada ketentuan 2026, peserta juga harus merupakan Warga Negara Indonesia yang memiliki NIK. Persyaratan tersebut perlu diperiksa kembali untuk SNBP 2027 setelah ketentuan resmi diterbitkan.

Siswa Kelas Terakhir

SNBP pada dasarnya ditujukan bagi siswa kelas terakhir pada tahun pelaksanaan. Untuk SNBP 2026, persyaratan tersebut berlaku bagi siswa SMA/SMK/MA kelas XII pada tahun 2026.

Siswa yang saat ini mempersiapkan diri untuk SNBP 2027 perlu menunggu ketentuan tahun 2027 untuk memastikan kategori peserta yang berlaku.

Memiliki NIK dan NISN

NIK dan NISN menjadi bagian penting dari data peserta. NISN harus sesuai dengan data pendidikan yang digunakan dalam proses SNPMB.

Jika terdapat perbedaan data, siswa perlu menghubungi sekolah untuk melakukan pemeriksaan. Jangan mengubah data secara sembarangan tanpa mengikuti mekanisme perbaikan yang ditentukan.

Memiliki Nilai Rapor di PDSS

Nilai rapor siswa eligible harus tersedia di PDSS sesuai ketentuan. Pengisian data PDSS dilakukan oleh sekolah.

Karena itu, siswa perlu memastikan kepada pihak sekolah bahwa data yang diperlukan telah diinput dan proses PDSS telah dilakukan sesuai jadwal.

Memiliki Prestasi Akademik

SNBP merupakan jalur berbasis prestasi. Pada ketentuan 2026, persyaratan peserta mencantumkan kepemilikan prestasi akademik.

Selain nilai rapor, prestasi tertentu dapat menjadi komponen seleksi sesuai kebijakan PTN. Peserta sebaiknya menyiapkan bukti prestasi apabila diminta dalam proses pendaftaran.

Syarat Sekolah untuk Mengikuti SNBP

Sekolah memiliki peran penting dalam SNBP karena proses penentuan siswa eligible dan pengisian PDSS dilakukan melalui sekolah. Berdasarkan ketentuan SNBP 2026, sekolah yang mengikuti SNBP harus merupakan SMA/SMK/MA yang memiliki NPSN dan menggunakan kurikulum nasional.

Sekolah juga harus memiliki Akun SNPMB Sekolah untuk mengelola pengisian PDSS. Data sekolah harus dipastikan benar pada sistem yang menjadi sumber data pendidikan.

Memiliki NPSN

NPSN merupakan salah satu persyaratan sekolah untuk mengikuti SNBP. Sekolah perlu memastikan data NPSN sesuai dengan informasi yang terdapat pada sistem pendidikan.

Jika terdapat permasalahan pada data sekolah, pihak sekolah perlu melakukan perbaikan melalui mekanisme yang telah ditentukan sebelum proses PDSS dilakukan.

Menggunakan Kurikulum Nasional

Pada ketentuan SNBP 2026, sekolah yang dapat mengikuti SNBP adalah sekolah yang menggunakan kurikulum nasional. Informasi resmi SNPMB juga menjelaskan bahwa sekolah yang menggunakan kurikulum yang memenuhi ketentuan dapat melakukan pengisian PDSS.

Ketentuan kurikulum untuk SNBP 2027 tetap perlu diperiksa kembali setelah aturan resmi diterbitkan.

Memiliki Akun SNPMB Sekolah

Sekolah membutuhkan Akun SNPMB Sekolah untuk melakukan pengisian PDSS. Registrasi akun dilakukan melalui Portal SNPMB sesuai jadwal.

Akun tersebut berbeda dengan Akun SNPMB Siswa. Sekolah perlu memastikan akun dapat digunakan sebelum periode pengisian PDSS dimulai.

Mengisi PDSS

Sekolah harus mengisikan data siswa eligible dan nilai rapor ke PDSS dengan lengkap dan benar. Dalam ketentuan resmi, kebenaran data siswa eligible menjadi tanggung jawab kepala sekolah.

Pengisian PDSS dinyatakan selesai setelah sekolah berhasil melakukan finalisasi sesuai prosedur yang ditentukan. Status pengisian juga dapat dipantau melalui menu Monitoring PDSS.

Syarat NISN dan Data PDSS untuk SNBP

NISN merupakan data penting yang digunakan dalam proses pendaftaran SNPMB. Pada SNBP, siswa harus memiliki NISN dan terdaftar dalam PDSS agar dapat melanjutkan pendaftaran.

Data siswa di PDSS juga harus lengkap karena pendaftaran SNBP dilakukan berdasarkan data yang telah diisikan dan difinalisasi sekolah.

NISN Harus Sesuai

Siswa perlu memastikan NISN yang digunakan sesuai dengan data pendidikan. Perbedaan NISN dapat menyebabkan masalah ketika melakukan registrasi akun atau proses pendaftaran.

Jika terdapat kesalahan data, siswa sebaiknya menyampaikan masalah tersebut kepada sekolah. Perbaikan dilakukan melalui pihak dan sistem yang sesuai.

Data Siswa Harus Masuk PDSS

Siswa yang akan mendaftar harus terdaftar sebagai siswa eligible dan memiliki data di PDSS. Panduan pendaftaran SNBP 2026 menyebutkan bahwa peserta yang dapat mendaftar harus dinyatakan eligible oleh sekolah, memiliki Akun SNPMB Siswa yang disimpan permanen, serta mempunyai nilai lengkap pada PDSS yang telah diisi dan difinalisasi sekolah.

Jika siswa sudah dinyatakan eligible tetapi data belum muncul atau belum lengkap, segera tanyakan kepada pihak sekolah. Jangan menunggu sampai batas akhir pendaftaran.

PDSS Harus Difinalisasi

Finalisasi PDSS merupakan bagian penting dalam proses SNBP. Pada ketentuan 2026, sekolah harus berhasil mengunduh bukti finalisasi agar proses pengisian PDSS dinyatakan selesai.

Siswa dapat meminta konfirmasi kepada operator atau pihak sekolah mengenai status finalisasi. Hal ini membantu memastikan data telah siap digunakan pada tahap pendaftaran.

Syarat Nilai Rapor untuk SNBP

Nilai rapor merupakan komponen penting dalam seleksi SNBP. Pada ketentuan 2026, seleksi menggunakan nilai rapor seluruh mata pelajaran dari semester 1 sampai semester 5. Nilai rata-rata rapor seluruh mata pelajaran memiliki bobot minimal 50 persen.

Komponen lainnya dapat berasal dari nilai mata pelajaran pendukung program studi, prestasi, dan/atau portofolio dengan bobot maksimal 50 persen. Persentase masing-masing komponen ditentukan oleh PTN.

Nilai Rapor Diisikan Sekolah

Siswa tidak mengisi sendiri nilai rapor ke PDSS. Data nilai dimasukkan oleh sekolah melalui sistem PDSS.

Karena itu, siswa perlu memastikan nilai pada dokumen sekolah sudah benar sebelum proses pengisian dan finalisasi dilakukan.

Menggunakan Nilai Semester yang Ditentukan

Pada ketentuan SNBP 2026, seleksi menggunakan seluruh mata pelajaran dari semester 1 sampai semester 5.

Untuk SNBP 2027, siswa perlu menunggu ketentuan resmi apabila terdapat perubahan mengenai semester atau komponen nilai yang digunakan.

Nilai Mata Pelajaran Pendukung

Selain nilai rata-rata seluruh mata pelajaran, PTN dapat mempertimbangkan nilai mata pelajaran pendukung program studi. Komponen tersebut merupakan bagian dari komponen kedua dalam seleksi SNBP.

Karena komposisi ditetapkan masing-masing PTN, siswa sebaiknya melihat informasi program studi yang ingin dipilih sebelum menentukan pilihan.

Tidak Ada Batas Nilai Rapor Nasional Tunggal

Peserta sebaiknya tidak menganggap terdapat satu nilai minimum rapor nasional yang otomatis menjamin dapat mengikuti atau diterima melalui SNBP. Proses pemeringkatan siswa dilakukan sekolah, sedangkan komposisi seleksi ditetapkan oleh PTN sesuai ketentuan.

Karena itu, siswa perlu melihat ketentuan sekolah dan PTN yang dituju secara bersamaan.

Syarat Mengikuti SNBT Terbaru

SNBT memiliki persyaratan yang berbeda dengan SNBP karena peserta mengikuti UTBK. Berdasarkan ketentuan SNBT 2026, peserta harus memiliki Akun SNPMB Siswa dan NIK, serta memenuhi ketentuan tahun kelulusan dan usia yang ditetapkan.

Untuk SNBT 2026, peserta dapat berasal dari siswa kelas terakhir tahun 2026 atau lulusan 2024 dan 2025 yang memenuhi ketentuan. Lulusan Paket C juga dapat mengikuti dengan batas usia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2026.

Wajib Memiliki Akun SNPMB

Peserta SNBT harus mempunyai Akun SNPMB Siswa. Akun digunakan untuk proses pendaftaran UTBK-SNBT.

Registrasi dilakukan melalui Portal SNPMB sesuai periode yang ditentukan. Peserta perlu memastikan data akun sudah benar sebelum pendaftaran.

Wajib Mengikuti UTBK

SNBT menggunakan hasil UTBK sebagai dasar seleksi. Peserta hanya diperbolehkan mengikuti UTBK satu kali pada pelaksanaan SNBT 2026.

Karena itu, peserta perlu mempersiapkan diri sebelum memilih jadwal dan lokasi ujian sesuai mekanisme yang ditetapkan.

Memenuhi Ketentuan Tahun Lulus dan Usia

Ketentuan tahun kelulusan dan usia dapat berubah setiap tahun. Pada SNBT 2026, siswa kelas terakhir dan lulusan dua tahun sebelumnya dapat mengikuti dengan persyaratan usia tertentu untuk lulusan Paket C.

Untuk SNBT 2027, gunakan ketentuan resmi yang diterbitkan SNPMB ketika pendaftaran dibuka.

Memenuhi Persyaratan Program Studi

Program studi tertentu dapat memiliki persyaratan tambahan. Peserta yang memilih program studi seni dan/atau olahraga wajib mengunggah portofolio sesuai ketentuan.

Selain itu, calon mahasiswa perlu memperhatikan persyaratan khusus dari PTN atau program studi yang dituju.

Dokumen dan Data yang Perlu Disiapkan

Sebelum mengikuti SNBP atau SNBT, calon peserta sebaiknya menyiapkan data identitas dan dokumen yang mungkin diperlukan. Persyaratan dapat berbeda tergantung jalur, program studi, dan tahun pelaksanaan.

Untuk SNBP, perhatian utama berada pada NISN, data PDSS, nilai rapor, prestasi, dan portofolio jika diwajibkan. Untuk SNBT, peserta perlu menyiapkan data akun SNPMB, NIK, serta dokumen pendukung yang dipersyaratkan.

Untuk SNBP

Data yang perlu dipastikan antara lain NISN, NIK, data rapor, status eligible, Akun SNPMB Siswa, serta dokumen prestasi atau portofolio apabila diperlukan.

Siswa juga perlu memastikan data PDSS telah lengkap dan difinalisasi sekolah sebelum pendaftaran.

Untuk SNBT

Peserta perlu memiliki Akun SNPMB Siswa dan NIK serta memenuhi ketentuan tahun kelulusan. Peserta yang memilih program studi seni atau olahraga juga harus mempersiapkan portofolio.

Pada pelaksanaan 2026, peserta SNBT juga dikenakan biaya UTBK sebesar Rp200.000, kecuali peserta yang memenuhi ketentuan pembebasan biaya KIP-Kuliah kategori tertentu.

Apakah Lulusan Tahun Sebelumnya Bisa Mengikuti SNBT?

Berbeda dengan SNBP, SNBT dapat diikuti oleh lulusan tahun sebelumnya selama memenuhi ketentuan tahun kelulusan dan usia yang berlaku. Pada SNBT 2026, peserta dapat berasal dari lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat tahun 2024 dan 2025.

Ketentuan tersebut menunjukkan bahwa calon peserta SNBT tidak terbatas pada siswa kelas XII tahun berjalan. Namun, batas tahun kelulusan dan usia harus diperiksa kembali untuk tahun 2027.

Apakah Peserta SNBP Bisa Mengikuti SNBT?

Peserta yang memenuhi ketentuan dapat mengikuti SNBT sesuai aturan tahun berjalan. Namun, terdapat ketentuan khusus bagi peserta yang sudah dinyatakan lulus SNBP.

Pada aturan 2026, siswa yang telah dinyatakan lulus SNBP 2026, 2025, atau 2024 tidak dapat mendaftar UTBK-SNBT 2026. Siswa yang lulus SNBP 2026 juga tidak dapat mengikuti seleksi mandiri di PTN mana pun pada tahun 2026.

Karena aturan tersebut dapat berubah, calon peserta perlu membaca ketentuan tahun berjalan sebelum menentukan jalur yang akan diikuti.

Kesimpulan

Syarat mengikuti SNBP dan SNBT berbeda karena kedua jalur menggunakan mekanisme seleksi yang berbeda. SNBP berfokus pada prestasi dan data akademik siswa melalui proses yang melibatkan sekolah dan PDSS, sedangkan SNBT menggunakan hasil UTBK sebagai dasar seleksi.

Untuk SNBP, beberapa persyaratan penting meliputi status siswa eligible, NISN, NIK, data PDSS, nilai rapor, prestasi, Akun SNPMB Siswa, serta persyaratan PTN atau program studi. Sementara itu, SNBT mensyaratkan Akun SNPMB, NIK, ketentuan tahun kelulusan dan usia, serta keikutsertaan dalam UTBK.

Karena ketentuan SNPMB 2027 belum diterbitkan secara resmi, siswa yang mempersiapkan SNBP atau SNBT 2027 sebaiknya menggunakan ketentuan 2026 hanya sebagai gambaran awal. Setelah aturan 2027 diumumkan, seluruh persyaratan, jadwal, dan ketentuan teknis perlu disesuaikan dengan informasi resmi terbaru dari SNPMB.