Mencari tahu cara daftar SNBT dan syarat yang harus disiapkan untuk UTBK menjadi langkah penting sebelum menentukan pilihan kuliah di perguruan tinggi negeri. Prosesnya dilakukan secara online melalui Portal SNPMB, tetapi peserta tetap perlu memperhatikan akun, data diri, pilihan program studi, lokasi tes, pembayaran, dan kartu peserta agar tidak terkendala saat pendaftaran.
Pada UTBK-SNBT 2026, peserta hanya dapat mengikuti UTBK satu kali dan hasilnya digunakan untuk seleksi SNBT serta penerimaan mahasiswa baru PTN pada tahun 2026. Karena itu, setiap data yang dimasukkan sebaiknya diperiksa kembali sebelum peserta menyelesaikan seluruh tahapan pendaftaran.
Apa Itu SNBT dan UTBK serta Siapa yang Bisa Mengikutinya?

SNBT adalah jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes yang menggunakan hasil UTBK sebagai dasar utama seleksi masuk PTN. Sementara itu, UTBK atau Ujian Tulis Berbasis Komputer merupakan tes yang dikerjakan peserta untuk memperoleh hasil yang kemudian digunakan dalam proses seleksi SNBT.
Pada jalur ini, peserta dapat memilih program pendidikan yang tersedia pada PTN, termasuk program sarjana, Diploma Empat atau Sarjana Terapan, dan Diploma Tiga. Untuk program studi tertentu di bidang seni dan olahraga, peserta juga diwajibkan mengunggah portofolio sesuai ketentuan yang berlaku.
Peserta yang dapat mengikuti UTBK-SNBT
Untuk UTBK-SNBT 2026, peserta berasal dari lulusan SMA, MA, SMK, atau sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026. Lulusan Paket C pada tahun yang sama juga dapat mengikuti seleksi dengan batas usia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2026.
Siswa kelas terakhir pada tahun 2026 dapat mendaftar meskipun belum memperoleh ijazah, dengan menggunakan surat keterangan siswa kelas 12 yang memenuhi ketentuan identitas dan pengesahan sekolah. Peserta lulusan luar negeri juga harus memiliki ijazah yang telah disetarakan.
Ada satu ketentuan yang sering terlewat, yaitu peserta yang sudah dinyatakan lulus SNBP pada tahun 2024, 2025, atau 2026 tidak dapat mengikuti SNBT 2026. Aturan ini perlu diperiksa sejak awal agar peserta tidak menyiapkan pendaftaran untuk jalur yang memang sudah tidak dapat diikuti.
Materi UTBK 2026 terdiri atas Tes Potensi Skolastik dan Tes Literasi yang mencakup Penalaran Umum, Pengetahuan dan Pemahaman Umum, Pemahaman Bacaan dan Menulis, Pengetahuan Kuantitatif, Literasi Bahasa Indonesia, Literasi Bahasa Inggris, serta Penalaran Matematika.
Syarat Daftar SNBT dan UTBK yang Harus Dipenuhi Peserta
Sebelum membuka formulir pendaftaran, pastikan seluruh persyaratan dasar sudah terpenuhi supaya proses tidak berhenti karena masalah administrasi. Persyaratan UTBK-SNBT 2026 mencakup kepemilikan Akun SNPMB Siswa, NIK, status kelulusan yang sesuai, serta kewajiban membayar biaya UTBK bagi peserta yang tidak memperoleh pembebasan.
Peserta juga harus merupakan Warga Negara Indonesia yang memiliki Nomor Induk Kependudukan. Untuk siswa yang masih berada di kelas terakhir, data sekolah dan identitas yang digunakan dalam dokumen pendukung harus sesuai dengan data sebenarnya, berikut ringkasan persyaratan yang perlu diperiksa sebelum mendaftar:
| Persyaratan | Keterangan |
|---|---|
| Akun SNPMB | Wajib memiliki Akun SNPMB Siswa |
| NIK | Peserta WNI harus memiliki NIK |
| Lulusan | SMA/MA/SMK sederajat 2024, 2025, atau 2026 |
| Paket C | Lulusan 2024–2026, maksimal 25 tahun per 1 Juli 2026 |
| Kesehatan | Kondisi kesehatan memadai untuk mengikuti proses studi |
| Portofolio | Wajib untuk pilihan prodi seni dan/atau olahraga |
| Peserta tunanetra | Wajib mengunggah surat pernyataan tunanetra |
| Biaya | Rp200.000, kecuali peserta dengan ketentuan pembebasan tertentu |
Salah satu pengecualian biaya berlaku bagi pemegang KIP-Kuliah kategori 1 sesuai ketentuan SNPMB. Peserta lainnya dikenakan biaya UTBK sebesar Rp200.000.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah jumlah kesempatan mengikuti UTBK. Peserta hanya diperbolehkan mengikuti UTBK 2026 sebanyak satu kali, sehingga pemilihan program studi dan persiapan tes sebaiknya dilakukan dengan pertimbangan matang.
Dokumen dan Data yang Perlu Disiapkan Sebelum Pendaftaran
Persiapan dokumen sebaiknya dilakukan sebelum masuk ke portal, bukan ketika formulir sudah terbuka. Cara ini membantu mengurangi kesalahan pengetikan dan membuat proses pengisian biodata menjadi lebih cepat.
Data yang perlu disiapkan terutama berkaitan dengan identitas peserta, informasi sekolah, pas foto, pilihan program studi, dan dokumen khusus apabila peserta memiliki kondisi atau memilih program studi tertentu. Peserta juga perlu memastikan alamat email dan kata sandi Akun SNPMB masih dapat digunakan.
Pas foto dan biodata
Pas foto berwarna terbaru diperlukan ketika melengkapi biodata. Gunakan foto yang memenuhi ketentuan sistem dan pastikan wajah terlihat jelas agar proses verifikasi tidak terganggu.
Bagi siswa kelas 12 yang belum mempunyai ijazah, surat keterangan siswa harus memuat identitas seperti nama, kelas, NISN, dan NPSN. Surat tersebut juga perlu dilengkapi pas foto terbaru, tanda tangan kepala sekolah atau madrasah, serta stempel atau cap sekolah pada foto.
Dokumen khusus
Peserta yang memilih program studi seni atau olahraga harus menyiapkan portofolio sesuai bidang yang dipilih. Jenis bidang yang termasuk di dalamnya antara lain seni rupa, desain, kriya, tari, musik, karawitan, fotografi, film televisi, teater, dan olahraga.
Peserta tunanetra juga memiliki dokumen tambahan berupa Surat Pernyataan Tunanetra yang perlu diunggah sesuai prosedur. Dokumen khusus seperti ini sebaiknya disiapkan dalam format digital sebelum memulai pendaftaran agar tidak menghambat proses.
Cara Daftar SNBT melalui Portal SNPMB secara Online
Pendaftaran UTBK-SNBT dilakukan melalui Portal SNPMB menggunakan Akun SNPMB Siswa yang telah terdaftar. Pada 2026, periode pendaftaran berlangsung pada 25 Maret sampai 7 April, sedangkan pembayaran dapat dilakukan sampai 8 April 2026.
1. Login ke Portal SNPMB
Buka Portal SNPMB dan masuk menggunakan email serta kata sandi Akun SNPMB yang telah dibuat sebelumnya. Pastikan menggunakan akun peserta sendiri karena data pendaftaran akan terhubung dengan identitas dan proses seleksi yang bersangkutan.
Setelah berhasil masuk, pilih bagian pendaftaran UTBK-SNBT. Jika akun belum tersedia, peserta harus melakukan registrasi Akun SNPMB terlebih dahulu sebelum dapat melanjutkan ke tahapan pendaftaran.
2. Lengkapi biodata
Isi biodata sesuai dokumen resmi dan periksa kembali setiap informasi sebelum melanjutkan. Kesalahan pada data pribadi dapat menimbulkan masalah administratif sehingga jangan terburu-buru menekan tombol lanjut.
Peserta juga perlu mengunggah pas foto berwarna terbaru serta melakukan verifikasi biodata. Untuk peserta yang memerlukan dokumen tunanetra atau hambatan visual, ikuti bagian khusus yang disediakan sistem.
3. Pilih program studi
Setelah biodata selesai, peserta masuk ke bagian pemilihan program studi. Pada UTBK-SNBT 2026, peserta dapat memilih maksimal empat program studi dengan komposisi sesuai ketentuan pilihan sarjana dan vokasi yang ditetapkan SNPMB.
Jangan memilih program studi hanya berdasarkan nama PTN atau popularitasnya. Periksa juga persyaratan masing-masing program studi pada laman PTN karena persyaratan penerimaan dapat berbeda antara satu program studi dan lainnya.
4. Unggah portofolio jika diperlukan
Jika pilihan program studi termasuk bidang seni atau olahraga, sistem akan meminta portofolio. Pastikan isi dan format portofolio mengikuti panduan resmi karena dokumen tersebut menjadi bagian dari proses seleksi untuk program studi terkait.
5. Pilih kota atau wilayah UTBK
Tahapan berikutnya adalah memilih kota atau wilayah tempat peserta ingin melaksanakan UTBK. Peserta memilih lokasi tes, sedangkan pusat dan jadwal UTBK ditentukan oleh sistem berdasarkan mekanisme yang berlaku.
Karena itu, pilihan kota sebaiknya mempertimbangkan jarak, akses transportasi, waktu perjalanan, dan kemungkinan biaya perjalanan. Daftar kota atau wilayah pilihan peserta tersedia pada laman resmi SNPMB dan terhubung dengan pusat UTBK yang tersedia.
6. Periksa seluruh data sebelum menyelesaikan pendaftaran
Sebelum masuk ke tahap pembayaran, periksa kembali biodata, program studi, portofolio jika ada, dan lokasi UTBK. Tahap pemeriksaan ini penting karena perubahan setelah proses tertentu selesai dapat memiliki batasan sesuai mekanisme sistem.
Cara Memilih Program Studi, PTN, dan Kota atau Wilayah UTBK
Memilih program studi sebaiknya tidak dilakukan hanya karena mengikuti pilihan teman atau melihat PTN yang terkenal. Pertimbangkan minat, kemampuan akademik, prospek bidang yang ingin dipelajari, serta persyaratan khusus dari program studi tersebut.
Peserta juga perlu memahami bahwa pilihan PTN dan pilihan program studi bukan hal yang sama. Satu PTN dapat memiliki banyak program studi dengan tingkat persaingan, daya tampung, dan ketentuan yang berbeda.
Gunakan strategi pilihan yang realistis
Sebelum menentukan pilihan, buat daftar beberapa program studi yang benar-benar ingin dipelajari. Setelah itu, bandingkan daya tampung dan informasi penerimaan yang tersedia pada laman resmi PTN atau SNPMB.
Jangan menjadikan passing grade dari sumber tidak resmi sebagai satu-satunya patokan. Hasil seleksi dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, sehingga data resmi mengenai program studi dan daya tampung lebih layak dijadikan dasar pertimbangan.
Untuk lokasi tes, pilih wilayah yang paling mudah dijangkau. SNPMB menyediakan daftar kota pilihan peserta dan informasi pusat UTBK sehingga calon peserta dapat memeriksa lokasi yang tersedia sebelum menentukan pilihan.
Cara Membayar Biaya UTBK dan Mengunduh Kartu Peserta
Setelah memilih kota atau wilayah UTBK, peserta yang dikenakan biaya harus menyelesaikan pembayaran sesuai instruksi sistem. Biaya UTBK-SNBT 2026 ditetapkan sebesar Rp200.000 dan pembayaran tersedia melalui bank mitra, yaitu Mandiri, BNI, BTN, BRI, dan BSI.
Jangan melakukan pembayaran melalui pihak yang menawarkan jasa pendaftaran dengan meminta data akun SNPMB. Gunakan kanal pembayaran yang ditetapkan dan simpan bukti transaksi sebagai arsip apabila terjadi kendala verifikasi.
Pada 2026, masa pembayaran berlangsung 25 Maret sampai 8 April 2026. Setelah pembayaran dan proses pendaftaran selesai sesuai ketentuan, kartu peserta UTBK-SNBT dapat diunduh pada 11–15 April 2026.
Kartu peserta merupakan dokumen penting untuk pelaksanaan UTBK sehingga sebaiknya disimpan dalam beberapa tempat yang aman. Peserta dapat menyimpan file digital dan mencetaknya sesuai kebutuhan serta mengikuti ketentuan terbaru yang diberikan panitia.
Perlu dipahami bahwa peserta tidak memilih sendiri tanggal atau jam pelaksanaan UTBK. Peserta memilih kota atau wilayah, kemudian sistem menentukan pusat dan jadwal UTBK berdasarkan mekanisme yang berlaku.
Checklist sebelum meninggalkan halaman pendaftaran
Pastikan Akun SNPMB dapat digunakan, biodata sudah benar, foto berhasil diunggah, pilihan program studi sudah sesuai, dan portofolio sudah tersedia apabila diwajibkan. Setelah itu, periksa lokasi UTBK, selesaikan pembayaran jika dikenakan biaya, dan unduh kartu peserta ketika periode pengunduhan telah dibuka.
Jika terdapat kendala teknis atau administratif, gunakan kanal bantuan resmi SNPMB daripada mengikuti informasi dari akun media sosial yang tidak jelas sumbernya. SNPMB menyediakan layanan Helpdesk dan Call Centre untuk membantu peserta terkait proses penerimaan mahasiswa baru.
Kupas Tuntas Seputar Pendaftaran SNBT dan Syarat UTBK
Apakah lulusan tahun sebelumnya masih bisa mengikuti SNBT 2026?
Bisa, selama termasuk lulusan SMA, MA, SMK, atau sederajat tahun 2024 atau 2025, dengan memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Lulusan Paket C tahun 2024 dan 2025 juga dapat mengikuti UTBK dengan batas usia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2026.
Apakah siswa kelas 12 yang belum memiliki ijazah dapat mendaftar UTBK?
Bisa karena siswa kelas terakhir pada tahun 2026 termasuk peserta yang dapat mengikuti SNBT. Jika belum memiliki ijazah, peserta perlu menggunakan surat keterangan siswa kelas 12 yang memenuhi persyaratan dokumen dari SNPMB.
Berapa biaya pendaftaran UTBK-SNBT 2026?
Biaya UTBK-SNBT 2026 adalah Rp200.000 untuk peserta yang dikenakan biaya. Pemegang KIP-Kuliah kategori 1 mendapatkan pengecualian biaya sesuai ketentuan yang berlaku.
Apakah peserta bisa memilih sendiri jadwal UTBK?
Tidak, peserta memilih kota atau wilayah pelaksanaan UTBK. Sistem kemudian menentukan pusat dan jadwal UTBK peserta sesuai mekanisme yang berlaku.
Berapa kali peserta boleh mengikuti UTBK 2026?
Peserta hanya diperbolehkan mengikuti UTBK 2026 sebanyak satu kali. Karena itu, persiapan akademik dan administratif sebaiknya dilakukan sebelum pendaftaran diselesaikan.
Apakah peserta SNBT boleh memilih program studi seni atau olahraga?
Boleh, tetapi peserta yang memilih program studi bidang seni dan/atau olahraga wajib mengunggah portofolio sesuai bidang yang dipilih. Panduan portofolio perlu diperiksa agar dokumen yang dikirim sesuai persyaratan.
Apakah peserta yang sudah lulus SNBP masih boleh mengikuti SNBT?
Peserta yang telah dinyatakan lulus SNBP 2026, SNBP 2025, atau SNBP 2024 tidak dapat mengikuti SNBT 2026. Ketentuan ini berlaku sehingga status kelulusan SNBP perlu dipastikan sebelum merencanakan pendaftaran UTBK.
Kapan kartu peserta UTBK-SNBT 2026 dapat diunduh?
Untuk pelaksanaan 2026, kartu peserta dapat diunduh pada 11–15 April 2026 setelah periode pendaftaran berakhir. Peserta sebaiknya tidak menunggu mendekati hari tes untuk menyimpan dokumen tersebut.
Kesimpulan
Cara daftar SNBT pada dasarnya dimulai dari memastikan kelayakan peserta, memiliki Akun SNPMB, menyiapkan dokumen, mengisi biodata, memilih program studi, menentukan kota UTBK, lalu menyelesaikan pembayaran jika dikenakan biaya. Setelah seluruh proses selesai, peserta perlu mengunduh dan menyimpan kartu peserta sesuai jadwal yang ditetapkan.
Hal yang paling penting bukan sekadar menyelesaikan formulir, tetapi memastikan setiap data benar sebelum pendaftaran berakhir. Dengan menyiapkan dokumen lebih awal dan menggunakan informasi dari laman resmi SNPMB, risiko kesalahan administrasi dapat dikurangi dan persiapan menghadapi UTBK menjadi lebih terarah.